Apa Itu Ziarah Kubro? Tradisi Sakral Warga Palembang Jelang Ramadan

Husna Rahmayunita

Rabu, 11 Februari 2026 | 18:21 WIB
Apa Itu Ziarah Kubro? Tradisi Sakral Warga Palembang Jelang Ramadan
Ilustrasi ziarah kubro. Warga melakukan ziarah kubur. [Suara.com/Dian Latifah]

Suara.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat Muslim di berbagai daerah Indonesia memiliki tradisi khas yang diwariskan turun-temurun. Salah satu tradisi yang paling dikenal, khususnya Palembang, Sumatra Selatan, adalah ziarah kubro. Tradisi ini bukan sekadar kegiatan ziarah makam biasa, melainkan ritual keagamaan yang sarat makna spiritual, sejarah, dan kebersamaan umat.

Lantas, apa itu ziarah kubro, bagaimana sejarahnya, dan mengapa tradisi ini begitu penting menjelang Ramadan? Artikel ini akan mengulasnya secara lengkap, mulai dari pengertian, rangkaian kegiatan, hingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Apa Itu Ziarah Kubro?

Secara bahasa, ziarah berarti mengunjungi, sedangkan kubro berasal dari bahasa Arab yang berarti besar atau  agung. Ziarah kubro dapat diartikan sebagai ziarah besar-besaran ke makam para ulama, wali, dan tokoh penyebar Islam.

Berbeda dengan ziarah makam pada umumnya yang dilakukan secara personal atau keluarga, ziarah kubro dilakukan secara kolektif dan terorganisir. Ribuan jamaah biasanya mengikuti tradisi ini dengan berjalan kaki atau beriringan, sambil melantunkan doa dan dzikir.

Sejarah Ziarah Kubro di Indonesia

Ziarah kubro dikenal luas sebagai tradisi khas masyarakat Palembang dan sekitarnya. Tradisi ini diperkirakan telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, berakar dari dakwah para ulama dan habaib keturunan Arab yang menyebarkan Islam di wilayah Sumatra Selatan.

Tokoh-tokoh penting yang diziarahi antara lain para ulama besar, wali, serta pendiri pesantren dan pusat dakwah Islam di masa lampau. Ziarah kubro menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus sarana mengenang jasa mereka dalam menyebarkan ajaran Islam secara damai.

Mengapa Ziarah Kubro Dilakukan Jelang Ramadan?

baca juga

Waktu pelaksanaan ziarah kubro umumnya dilakukan pada akhir bulan Syaban, tepat sebelum Ramadan tiba. Hal ini bukan tanpa alasan.

Menjelang Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk:

  • Memperbanyak introspeksi diri
  • Mengingat kematian dan kehidupan akhirat
  • Membersihkan hati sebelum memasuki bulan penuh ibadah

Ziarah kubro menjadi momen refleksi spiritual, mengingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Dengan berziarah, jamaah diharapkan memasuki Ramadan dengan hati yang lebih tenang, ikhlas, dan siap memperbanyak amal.

Rangkaian Kegiatan Ziarah Kubro

Tradisi ziarah kubro biasanya berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian kegiatan yang tertata rapi, antara lain:

1. Ziarah ke Makam Ulama dan Auliya

Jamaah mengunjungi makam para ulama dan wali secara bergiliran. Di setiap makam, dipanjatkan doa, tahlil, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

2. Pembacaan Dzikir dan Shalawat

Selama perjalanan ziarah, jamaah melantunkan dzikir dan shalawat secara bersama-sama. Suasana religius ini menjadi ciri khas ziarah kubro yang membedakannya dari ziarah biasa.

3. Tausiyah dan Kajian Keislaman

Di beberapa titik, biasanya diselenggarakan ceramah agama atau tausiyah yang membahas persiapan spiritual menyambut Ramadan, keteladanan ulama, serta pentingnya menjaga akhlak.

4. Kebersamaan dan Silaturahmi

Ziarah kubro juga menjadi ajang silaturahmi lintas daerah. Jamaah datang dari berbagai kota bahkan luar negeri, memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Ziarah Kubro

Tradisi ziarah kubro bukan sekadar ritual tahunan, tetapi mengandung nilai-nilai penting, di antaranya:

  • Nilai spiritual: Mengingat kematian dan meningkatkan keimanan
  • Nilai historis: Mengenal sejarah ulama dan perjuangan dakwah Islam
  • Nilai sosial: Mempererat persaudaraan dan kebersamaan umat
  • Nilai edukatif: Menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda tentang tradisi Islam Nusantara

Nilai-nilai inilah yang membuat ziarah kubro tetap lestari meski zaman terus berubah.

Ziarah Kubro dan Tradisi Islam Nusantara

Ziarah kubro sering disebut sebagai bagian dari kekayaan Islam Nusantara, di mana ajaran Islam berpadu dengan budaya lokal tanpa menghilangkan nilai-nilai syariat. Tradisi ini menunjukkan bahwa dakwah Islam di Indonesia berkembang dengan pendekatan yang damai, santun, dan penuh kearifan lokal.

Ziarah kubro adalah tradisi ziarah besar-besaran jelang Ramadan yang memiliki makna mendalam bagi umat Muslim, khususnya di Sumatra Selatan. Lebih dari sekadar mengunjungi makam, ziarah kubro menjadi sarana refleksi diri, penghormatan kepada ulama, serta persiapan spiritual menyambut bulan suci.

Di tengah modernisasi, ziarah kubro tetap relevan sebagai pengingat akan nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan sejarah Islam di Indonesia. Tradisi ini menjadi bukti bahwa warisan budaya religius mampu memperkuat spiritualitas umat dari generasi ke generasi.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Tradisi Nyekar dalam Pandangan Islam dan Makna Filosofis di Balik Tabur Bunga

Mengenal Tradisi Nyekar dalam Pandangan Islam dan Makna Filosofis di Balik Tabur Bunga

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:43 WIB

Mengenal Tradisi Nyekar yang Sering Dilakukan Jelang Ramadan

Mengenal Tradisi Nyekar yang Sering Dilakukan Jelang Ramadan

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:58 WIB

Apa Itu Nyadran Jelang Ramadan? Ini Sejarah dan Tata Cara Pelaksanaannya

Apa Itu Nyadran Jelang Ramadan? Ini Sejarah dan Tata Cara Pelaksanaannya

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 06:35 WIB

Terkini

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×