Kapan Mulai Puasa 2026? Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 16 Februari 2026 | 17:10 WIB
Kapan Mulai Puasa 2026? Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
kapan mulai puasa tahun 2026? (freepik)

Suara.com - Menjelang bulan suci, banyak masyarakat mulai mencari kepastian jadwal puasa 2026. Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah pun menjadi topik hangat yang dinantikan umat Islam di Indonesia. Lantas, kapan mulai puasa 2026?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada kemungkinan perbedaan awal puasa karena metode penentuan yang digunakan tidak sama.

Penetapan awal puasa 2026 sendiri ditentukan melalui sidang isbat yang digelar pemerintah, dengan mempertimbangkan hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit).

Selain pemerintah, organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan NU juga memiliki metode masing-masing dalam menentukan awal Ramadan.

Lalu, kapan tepatnya 1 Ramadan 1447 H dimulai? Berikut ini informasi terkait penetapan awal puasa 2026 beserta versi Muhammadiyah dan NU yang perlu Anda ketahui.

Awal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah

Awal puasa Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 memang sempat diprediksi berbeda. Perbedaan ini muncul karena metode penentuan yang digunakan masing-masing pihak tidak sama.

Ada yang memakai hisab (perhitungan astronomi) dan ada yang menggabungkannya dengan rukyatul hilal (pengamatan langsung bulan sabit).

Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini diumumkan melalui Maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomi yang menentukan awal bulan Hijriah tanpa menunggu hasil pengamatan langsung di lapangan. Metode ini juga mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

baca juga

Karena berdasarkan perhitungan posisi bulan sudah memenuhi kriteria wujudul hilal, maka warga Muhammadiyah akan mulai menjalankan puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.

Awal Mulai Puasa 2026 Versi NU

Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU). Artinya, NU memadukan perhitungan astronomi dengan pengamatan langsung hilal.

NU menunggu hasil rukyatul hilal pada 29 Syaban 1447 H atau 17 Februari 2026. Jika hilal terlihat sesuai kriteria, maka 1 Ramadan bisa langsung ditetapkan. Namun jika tidak terlihat, maka bulan Syaban digenapkan menjadi 30 hari.

Melihat posisi hilal yang masih minus berdasarkan data astronomi, kemungkinan besar NU akan memulai puasa pada Kamis, 19 Februari 2026, mengikuti hasil sidang isbat pemerintah.

Awal Puasa 2026 Versi Pemerintah

Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) menentukan awal Ramadan melalui sidang isbat yang digelar pada 17 Februari 2026.

Sidang ini dipimpin oleh Nasaruddin Umar dan dihadiri oleh berbagai pihak, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMKG, para ahli falak, serta perwakilan ormas Islam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Suasana Ramadan Komunitas Islam Syiah di Pejaten

Mengintip Suasana Ramadan Komunitas Islam Syiah di Pejaten

News | Senin, 16 Februari 2026 | 14:22 WIB

25 Contoh Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

25 Contoh Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

Lifestyle | Senin, 16 Februari 2026 | 14:16 WIB

Masjid Jogokariyan Siapkan 3.800 Porsi Buka Puasa, Jadi Ajang Lomba Kebaikan Ibu-ibu Saat Ramadan

Masjid Jogokariyan Siapkan 3.800 Porsi Buka Puasa, Jadi Ajang Lomba Kebaikan Ibu-ibu Saat Ramadan

News | Senin, 16 Februari 2026 | 13:59 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×