Makan Apa saat Sahur agar Tidak Cepat Lapar? Ini Kunci agar Puasa Kuat Seharian

Farah Nabilla, Dita Alvinasari

Rabu, 18 Februari 2026 | 07:19 WIB
Makan Apa saat Sahur agar Tidak Cepat Lapar? Ini Kunci agar Puasa Kuat Seharian
Ilustrasi sahur (Ist)
baca 10 detik
  • Pilih karbohidrat kompleks agar kenyang lebih lama.
  • Tambahkan protein dan serat supaya energi stabil.
  • Hindari makanan asin dan terlalu manis agar tidak cepat haus dan lemas.

Suara.com - Bagi umat Muslim yang mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan 2026 hari ini, tantangan utama yang sering muncul adalah bagaimana menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar dan tidak lemas.

Salah satu kunci keberhasilan puasa terletak pada kualitas nutrisi saat sahur. Lantas, makan apa saat sahur agar tidak cepat lapar?

Memilih jenis asupan yang tepat akan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan menjaga tingkat konsentrasi tetap stabil sepanjang hari.

Ilustrasi sahur bareng keluarga [Istimewa]
Ilustrasi sahur bareng keluarga (Istimewa)

Strategi Nutrisi: Mengapa Pemilihan Menu Itu Penting?

Melansir dari laman Baznas DIY pada Rabu, 18 Februari 2026, sahur  dapat menjadi bekal energi utama agar tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah.

Pemilihan menu yang tepat menjadi kunci agar metabolisme tetap terjaga hingga waktu berbuka tiba.

Tanpa komposisi gizi yang seimbang, tubuh akan lebih cepat merasa lunglai karena cadangan energi yang habis sebelum waktunya.

Untuk menjawab pertanyaan mengenai menu ideal, berikut adalah beberapa jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur.

1. Sumber Cairan yang Melimpah

baca juga

Hidrasi adalah kunci utama pertahanan tubuh. Selain air putih, pilihlah makanan yang memiliki kadar air tinggi seperti semangka atau mentimun.

Cairan yang cukup membantu menjaga suhu tubuh dan memastikan organ-organ bekerja optimal tanpa membuat tenggorokan cepat terasa kering.

2. Asupan Protein Tinggi

Protein adalah zat gizi yang paling memberikan efek kenyang maksimal. Makanan seperti telur, ikan, ayam, atau tahu membantu menekan hormon lapar.

Protein juga penting untuk menjaga kondisi otot agar tidak mudah lemas meski tidak ada asupan makanan dalam waktu lama.

3. Makanan Kaya Serat

Serat dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian bekerja seperti spons di dalam pencernaan.

Serat membantu melambatkan proses penyerapan makanan sehingga rasa kenyang bertahan jauh lebih lama.

Selain itu, serat sangat baik untuk menjaga kadar gula darah agar tidak merosot tajam di siang hari.

4. Karbohidrat Kompleks

Dibandingkan nasi putih biasa, karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal adalah pilihan yang lebih cerdas.

Karbohidrat jenis ini melepaskan energi secara bertahap ke dalam aliran darah, sehingga tubuh mendapatkan suplai tenaga yang stabil sepanjang hari.

5. Lemak Sehat

Lemak baik dari alpukat, kacang-kacangan, atau minyak zaitun berperan sebagai cadangan energi jangka panjang.

Lemak sehat memberikan rasa puas pada lidah dan perut, sehingga keinginan untuk makan kembali bisa ditekan dengan lebih efektif.

Daftar Merah: Makanan yang Perlu Dihindari saat Sahur

Selain fokus pada nutrisi yang baik, penting juga untuk menjauhi jenis makanan tertentu yang justru bisa menjadi "bumerang" bagi stamina selama puasa.

Berikut adalah daftar asupan yang sebaiknya dikurangi atau dihindari.

1. Minuman Berkafein

Kopi atau teh memang nikmat, namun kafein bersifat diuretik yang memicu produksi urine lebih banyak.

Hal ini berisiko menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat dan memicu dehidrasi.

2. Makanan Berlemak Tinggi dan Gorengan

Makanan yang digoreng atau mengandung lemak jenuh tinggi cenderung sulit dicerna oleh lambung.

Ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, begah, atau bahkan memicu naiknya asam lambung saat sedang berpuasa.

3. Makanan yang Terlalu Asin

Kandungan garam atau natrium yang berlebihan dalam makanan (seperti ikan asin atau camilan gurih) akan menarik cairan dari sel tubuh, sehingga rasa haus akan datang jauh lebih cepat dari biasanya.

4. Makanan dan Minuman Manis

Meskipun memberikan energi instan, gula berlebih menyebabkan lonjakan insulin yang drastis.

Setelah lonjakan tersebut, kadar gula darah akan merosot tajam (sugar crash), yang justru membuat tubuh terasa sangat lemas dan tidak bertenaga beberapa jam kemudian.

5. Makanan Cepat Saji

Fast food umumnya mengandung kalori kosong yang tinggi garam dan lemak, akan tetapi sangat rendah serat.

Makanan ini tidak mampu memberikan dukungan energi yang berkelanjutan untuk aktivitas sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026

Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:39 WIB

Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana

Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:33 WIB

Kapan Sholat Tarawih Pertama 2026? Muhammadiyah dan Pemerintah Resmi Beda Waktu Mulai

Kapan Sholat Tarawih Pertama 2026? Muhammadiyah dan Pemerintah Resmi Beda Waktu Mulai

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:26 WIB

3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?

3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:17 WIB

Terkini

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

×