6 Tips Puasa Bagi Penderita Maag, Ibadah Tetap Lancar

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:49 WIB
6 Tips Puasa Bagi Penderita Maag, Ibadah Tetap Lancar
Ilustrasi buka puasa (Freepik)
baca 10 detik
  • Jangan lewatkan sahur dengan karbohidrat kompleks agar lambung tetap terjaga stabil.
  • Hindari langsung tidur setelah sahur demi mencegah kenaikan asam lambung berbahaya.
  • Pilih makanan rendah lemak dan kelola stres untuk menjaga kesehatan lambung.

Suara.com - Menjalani ibadah puasa bagi penderita maag sering kali mendatangkan kekhawatiran tersendiri. Perubahan pola makan yang drastis dan perut yang kosong selama belasan jam berisiko memicu naiknya asam lambung atau rasa perih yang mengganggu kenyamanan beribadah.

Namun, dengan manajemen yang tepat, penderita gangguan lambung sebenarnya tetap bisa berpuasa dengan lancar tanpa harus merasakan drama di area perut.

Kuncinya terletak pada kedisiplinan dalam memilih jenis asupan dan mengatur waktu istirahat. Puasa bahkan bisa menjadi momen bagi saluran pencernaan untuk beristirahat sejenak, asalkan Anda tidak melakukan kesalahan umum saat sahur maupun berbuka.

Berikut adalah 6 tips praktis agar lambung tetap bersahabat selama Ramadan 2026 ini.

1. Jangan Melewatkan Sahur

Sahur adalah fondasi utama bagi lambung Anda. Melewatkan sahur berarti membiarkan perut kosong dalam waktu yang terlalu lama, yang akan memicu produksi asam lambung berlebih.

Pilih karbohidrat kompleks seperti gandum atau nasi merah agar energi dilepaskan secara perlahan dan perut terasa kenyang lebih lama.

2. Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur

Rasa kantuk banyak dialami setelah makan sahur. Hindari tidur setelah makan karena dapat memicu maag. Mengutip situs resmi Kementerian Kesehatan, kamu bisa tidur pada posisi setengah duduk dengan kepala dan bahu lebih tinggi dari perut jika kantuk benar-benar tidak dapat dihindari. Kamu juga bisa menumpuk bantal untuk menyangga kepala dan bahu.

baca juga

3. Hindari Makan Pedas, Asam, dan Berlemak

Gorengan, makanan super pedas, dan buah yang asam memang menggoda saat berbuka, tetapi ketiganya adalah pemicu utama iritasi lambung.

Lemak jenuh pada gorengan memperlambat proses pencernaan yang justru membebani kerja lambung setelah beristirahat seharian. Makanan pedas juga bisa menyebabkan sakit perut sehingga asam lambung naik.

4. Berbuka Secara Bertahap

Balas dendam dengan menyantap porsi besar saat berbuka puasa adalah kesalahan fatal. Mulailah dengan air hangat dan sedikit makanan ringan yang tidak memicu gas. Berikan jeda sekitar 20–30 menit sebelum masuk ke menu utama agar lambung tidak kaget.

Dikutip dari situs Kemenkes, makanan yang terlalu banyak justru bisa memberi tekanan pada lambung sehingga asam lambung naik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU

Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:45 WIB

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:36 WIB

7 Rekomendasi Kurma Enak Menurut Dokter Tirta dan Orang-Orang

7 Rekomendasi Kurma Enak Menurut Dokter Tirta dan Orang-Orang

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×