- Daftar 12 masjid Jogja dengan menu takjil terbaik dan unik selama Ramadan.
- Tips strategis waktu kedatangan dan lokasi parkir agar tidak kehabisan kuota makanan.
- Variasi menu menarik mulai dari prasmanan, nasi box, hingga gule kambing legendaris.
Suara.com - Bagi warga Yogyakarta, khususnya mahasiswa dan "Para Pencari Takjil" (PPT), bulan Ramadan adalah momen untuk melakukan safari dari masjid ke masjid.
Tidak hanya mencari keberkahan lewat kajian, tapi juga berburu hidangan buka puasa yang lezat dan bervariasi.
Apakah kamu sanggup menyambangi semua masjid ini dalam 30 hari? Berikut adalah panduan lengkap serta tips agar kamu dapat posisi "CAT 1" alias barisan depan saat pembagian takjil.
1. Masjid Jogokaryan: Sang Legenda

Ini adalah destinasi wajib. Namun, karena popularitasnya, suasananya sangat ramai.
Tips: Jangan parkir di jalan utama. Masuklah ke kampung sebelah selatannya (via jalan kecil dekat Ayam Penyet Suroboyo).
Waktu: Datanglah jam 16.00 WIB jika ingin mengincar takjil masjid. Kalau hanya ingin ke Pasar Tiban, menjelang magrib pun tak masalah.
2. Masjid Suja' (Gamping): Mewah ala Louvre
Masjid ini sangat modern dengan fasilitas eskalator. Menunya selalu enak dan berkualitas.
Tips: Disarankan membawa tumbler sendiri. Di depannya ada Ramadan Fest yang seru.
Sistem: Ambil kupon, simak kajian, lalu makan prasmanan (menu favorit: Brongkos Telur yang creamy).
3. Masjid UAD (Ringroad Selatan): Surga Ilmu dan Kuliner
Menunya sangat niat (pernah ada Nasi Gurame Sambal), dan kajiannya diisi dosen lintas fakultas.
Tips: Datang tepat jam 17.00 WIB. Jika telat, kemungkinan hanya dapat roti. Satu lagi: Tandai sandalmu agar tidak tertukar!
4. Masjid Abdurrahman bin Auf (MABA), Kasongan