Hukum Nonton Konten Mukbang saat Puasa, Batal atau Tidak?

Yasinta Rahmawati

Rabu, 18 Februari 2026 | 17:15 WIB
Hukum Nonton Konten Mukbang saat Puasa, Batal atau Tidak?
Ilustrasi - hukum nonton konten mukbang saat puasa (Freepik)

Suara.com - Di era media sosial, konten mukbang yakni video seseorang menyantap makanan dalam porsi besar mudah sekali ditemui. Saat bulan Ramadan tiba, muncul pertanyaan yang cukup sering diperdebatkan, bagaimana hukum nonton konten mukbang saat puasa?

Apakah kegiatan tersebut bisa membatalkan puasa, atau hanya mengurangi pahala?

Pertanyaan ini wajar, karena puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari hal-hal yang dapat merusak nilai ibadah.

Artikel ini akan membahas hukum nonton mukbang saat puasa secara jelas, logis, dan mudah dipahami.

Apa Itu Konten Mukbang dan Mengapa Dipertanyakan saat Puasa?

Mukbang adalah konten video yang menampilkan seseorang makan dengan porsi besar atau makanan yang terlihat menggugah selera. Saat berpuasa, menonton konten seperti ini sering kali memicu:

  • Rasa lapar berlebihan
  • Nafsu makan yang sulit dikendalikan
  • Khayalan berlebihan tentang makanan

Dari sinilah muncul keraguan, apakah menonton mukbang termasuk perbuatan yang membatalkan puasa atau tidak?

Ilustrasi Mukbang (Freepik/Wayhomestudio)
Ilustrasi Mukbang (Freepik/Wayhomestudio)

Apakah Nonton Mukbang Membatalkan Puasa?

Secara hukum fiqih, puasa batal jika seseorang:

baca juga
  • Makan atau minum dengan sengaja
  • Memasukkan sesuatu ke dalam tubuh melalui lubang yang membatalkan
  • Melakukan hubungan suami istri di siang hari
  • Muntah dengan sengaja
  • Keluar mani dengan sengaja

Menonton konten mukbang tidak termasuk dalam hal-hal yang secara langsung membatalkan puasa. Artinya, puasa tetap sah meskipun seseorang menonton video mukbang.

Namun, pembahasan tidak berhenti sampai di situ.

Apakah Menonton Mukbang Bisa Mengurangi Pahala Puasa?

Meski tidak membatalkan puasa, menonton mukbang berpotensi mengurangi pahala. Puasa mengajarkan pengendalian diri, termasuk:

  • Menjaga pandangan
  • Mengendalikan hawa nafsu
  • Menjauhkan diri dari hal yang memicu syahwat atau keinginan berlebihan

Jika menonton mukbang membuat seseorang:

  • Tidak fokus ibadah
  • Terobsesi dengan makanan
  • Mengeluh lapar berlebihan
  • Atau bahkan menimbulkan emosi dan keluhan

Maka nilai puasa tersebut bisa berkurang. Puasa tetap sah secara hukum, tetapi tidak optimal secara spiritual.

Perspektif Etika dan Tujuan Puasa

Tujuan utama puasa adalah membentuk takwa dan pengendalian diri. Dalam konteks ini, menonton mukbang saat puasa bisa bertentangan dengan hikmah puasa, karena:

  • Sengaja memancing nafsu makan
  • Tidak menjaga kesederhanaan
  • Menghilangkan esensi menahan diri

Ibaratnya, puasa bukan hanya "tidak makan", tetapi juga tidak mencari-cari rangsangan yang membuat ingin makan.

Kapan Menonton Mukbang Menjadi Tidak Dianjurkan?

Menonton mukbang saat puasa menjadi tidak dianjurkan jika:

  • Dilakukan dengan sengaja untuk memuaskan keinginan makan
  • Menimbulkan khayalan berlebihan tentang makanan
  • Membuat malas beribadah
  • Mengganggu ketenangan hati dan pikiran

Dalam kondisi ini, meski puasa tidak batal, sikap tersebut bertentangan dengan adab berpuasa.

Alternatif Konten yang Lebih Bermanfaat saat Puasa

Daripada menonton mukbang, ada banyak konten yang lebih sejalan dengan semangat puasa, seperti:

  • Konten edukasi ringan
  • Kajian singkat atau motivasi Ramadan
  • Konten self-improvement
  • Video memasak yang bersifat persiapan berbuka (secukupnya)

Dengan begitu, waktu puasa tetap produktif dan bernilai ibadah.

Hukum nonton konten mukbang saat puasa tidak membatalkan puasa secara fiqih, selama tidak disertai perbuatan yang membatalkan seperti makan atau minum. Namun, kebiasaan ini bisa mengurangi pahala puasa jika menimbulkan hawa nafsu, keluhan, dan menghilangkan esensi pengendalian diri.

Puasa bukan hanya soal sah atau batal, tetapi juga soal kualitas ibadah. Menjaga pandangan dan kebiasaan selama puasa adalah bagian dari upaya meraih pahala yang lebih sempurna.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Berbuka Puasa di Transjakarta Hingga KRL Selama Bulan Ramadan

Aturan Berbuka Puasa di Transjakarta Hingga KRL Selama Bulan Ramadan

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:12 WIB

Kemenkes: Puasa Ramadan Bisa Redakan Stres dan Kecemasan, Bila Dilakukan dengan Benar

Kemenkes: Puasa Ramadan Bisa Redakan Stres dan Kecemasan, Bila Dilakukan dengan Benar

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:41 WIB

Hempas Bau Mulut saat Puasa! Ini 5 Obat Kumur yang Wajib Kamu Coba

Hempas Bau Mulut saat Puasa! Ini 5 Obat Kumur yang Wajib Kamu Coba

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×