Temuan ini memperkuat anggapan bahwa kurma dapat menjadi pilihan camilan yang relatif aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Meski aman, konsumsi kurma tetap harus dibatasi. Takaran yang dianjurkan bagi penderita diabetes adalah sekitar 2–3 buah per hari atau setara dengan satu sendok makan potongan kurma.
Sebagai gambaran, satu sendok makan kurma memberikan jumlah karbohidrat yang kurang lebih setara dengan tiga perempat hingga satu mangkuk melon. Dalam pola makan penderita diabetes, asupan gula atau karbohidrat sederhana umumnya dibatasi sekitar 10 persen dari total kebutuhan kalori harian.
Karena itu, jika sudah mengonsumsi kurma, sebaiknya hindari tambahan makanan atau minuman manis lainnya pada hari yang sama agar kadar gula darah tetap terkontrol.
Selain itu, penderita diabetes tetap perlu menerapkan pola makan seimbang, mengatur porsi karbohidrat, serta rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
Kombinasi antara asupan yang terkontrol dan aktivitas fisik yang konsisten akan membantu tubuh mengelola gula darah dengan lebih baik.
Demikian itu jawaban apakah kurma aman untuk diabetes? Penderita diabetes diperbolehkan mengonsumsi kurma selama dalam jumlah yang tepat. Meskipun tinggi gula alami, kurma memiliki indeks glikemik rendah dan kaya serat serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kunci utamanya terletak pada porsi dan keseimbangan pola makan secara keseluruhan. Dengan pengaturan yang bijak, kurma tetap bisa menjadi bagian dari menu sehat, bahkan bagi penderita diabetes.
Kontributor : Mutaya Saroh