5 Contoh Takjil yang Sebaiknya Dihindari untuk Buka Puasa, Bikin Perut Kaget

Yasinta Rahmawati

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:48 WIB
5 Contoh Takjil yang Sebaiknya Dihindari untuk Buka Puasa, Bikin Perut Kaget
Ilustrasi - 5 Contoh Takjil yang Sebaiknya Dihindari untuk Buka Puasa (freepik)

Suara.com - Berbuka puasa memang jadi momen paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan haus. Aneka takjil berwarna-warni, manis, dan segar sering kali langsung menggoda mata. Namun, tidak semua takjil baik untuk dikonsumsi saat perut masih kosong setelah berjam-jam berpuasa.

Alih-alih memulihkan energi, beberapa jenis takjil justru bisa membuat tubuh terasa lemas, perut tidak nyaman, bahkan memicu gangguan pencernaan. Oleh karena itu, penting untuk lebih selektif dalam memilih menu berbuka.

Berikut 5 contoh takjil yang sebaiknya dihindari saat buka puasa, beserta alasannya.

1. Takjil dengan Gula Berlebihan

Ilustrasi es buah (Pexels/Naim Benjelloun)
Ilustrasi es buah (Pexels/Naim Benjelloun)

Kolak, es campur, atau minuman sirup memang identik dengan rasa manis yang menyenangkan. Namun, takjil dengan kandungan gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

Saat perut kosong, tubuh menyerap gula dengan sangat cepat. Akibatnya, kadar gula darah naik tajam lalu turun dengan cepat pula. Efeknya, Anda bisa merasa cepat lelah, pusing, bahkan mengantuk setelah berbuka.

Sebaiknya pilih: takjil manis alami seperti kurma, buah segar, atau minuman tanpa tambahan gula berlebih.

2. Gorengan yang Terlalu Berminyak

Ilustrasi gorengan (freepik)
Ilustrasi gorengan (freepik)

Bakwan, risol, tahu isi, dan pastel sering jadi “primadona” di meja buka puasa. Sayangnya, gorengan yang digoreng dengan minyak banyak dan suhu tinggi bisa memperberat kerja lambung.

baca juga

Makanan berlemak sulit dicerna, apalagi saat sistem pencernaan baru “bangun” setelah puasa. Akibatnya, perut terasa begah, mual, atau asam lambung naik.

Tips: jika ingin gorengan, batasi jumlahnya dan jangan jadikan menu utama berbuka.

3. Minuman Es Berlebihan

Es teh manis, es sirup, atau es buah memang terasa sangat menyegarkan setelah seharian berpuasa. Namun, minuman es yang diminum dalam jumlah banyak saat perut kosong bisa membuat lambung kaget.

Suhu dingin dapat memperlambat proses pencernaan dan memicu rasa tidak nyaman di perut. Selain itu, minuman es sering kali dikombinasikan dengan gula tinggi, yang memperparah efek negatifnya.

Alternatif lebih aman: air putih suhu ruang atau minuman hangat ringan untuk berbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benhil Diserbu Pemburu Takjil di Hari Pertama Ramadan, Muter 3 Kali Demi Jajanan Favorit

Benhil Diserbu Pemburu Takjil di Hari Pertama Ramadan, Muter 3 Kali Demi Jajanan Favorit

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:34 WIB

Ramadhan Hijau 2026 di Masjid Istiqlal! Buka Puasa Massal Hingga Gerakan Tukar Sampah Jadi Uang

Ramadhan Hijau 2026 di Masjid Istiqlal! Buka Puasa Massal Hingga Gerakan Tukar Sampah Jadi Uang

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:29 WIB

Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi

Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:26 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×