- Sahur merupakan pondasi energi untuk berpuasa seharian, sehingga tetap perlu asupan bernutrisi.
- Lima rekomendasi menu praktis sahur cepat saji meliputi telur, oatmeal instan, roti gandum, makanan beku/kaleng, dan kurma susu.
- Penting menghindari makanan terlalu asin saat sahur untuk mencegah cepat haus.
Selain itu, Indeks Glikemik-nya yang rendah membuat energi Anda stabil seharian alias tidak gampang sugar crash. Bonusnya, oatmeal sangat ramah bagi penderita asam lambung (GERD).
3. Roti Gandum dengan Selai Kacang

Jika menyalakan kompor dirasa masih membuang waktu, ambil selembar roti gandum atau roti tawar putih jika tidak ada sebagai menu sahur.
Sebab, roti gandum lebih dikenal kaya serat dan karbohidrat kompleks.
Anda bisa oleskan selai kacang atau keju sebagai tambahan lemak sehat di dalamnya.
Kombinasi ini cukup untuk menahan lapar hingga Magrib. Namun, jika terpaksa hanya ada roti tawar putih, itu pun tak masalah sebagai sumber energi instan saat darurat.
4. Makanan Kaleng atau Frozen Food

Stok frozen food seperti nugget, sosis, atau makanan kaleng seperti sarden atau kornet di kulkas juga bisa jadi pahlawan saat bangun sahur kesiangan.
Anda hanya perlu memanaskannya sebentar di wajan.
Rasanya yang gurih bisa membangkitkan selera makan meski nyawa belum terkumpul sepenuhnya.
Tapi ingat, jangan terlalu banyak mengonsumsi kuah atau bumbu yang terlalu asin agar tenggorokan tidak kering saat puasa nanti.
5. Kurma dan Susu
![ilustrasi buah kurma [freepik]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/19/18267-ilustrasi-buah-kurma.jpg)
Kurma dan susu adalah solusi pamungkas jika Anda bangun tepat beberapa menit sebelum azan Subuh berkumandang.
Karena tak mungkin masak apapun, Anda bisa langsung ambil 3 butir kurma dan segelas susu.
Kombinasi ini disebut sebagai superfood, karena kurma mengandung gula alami untuk energi instan sekaligus karbohidrat kompleks.