Apakah Kurma Perlu Dicuci Dulu sebelum Dimakan? Ini Anjuran BPOM Arab Saudi

Nur Khotimah

Minggu, 22 Februari 2026 | 14:01 WIB
Apakah Kurma Perlu Dicuci Dulu sebelum Dimakan? Ini Anjuran BPOM Arab Saudi
Ilustrasi Kurma. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Kurma dianjurkan Nabi Muhammad SAW sebagai menu buka puasa dan menjadi favorit saat Ramadan.
  • Muncul perdebatan apakah kurma perlu dicuci karena kekhawatiran debu atau kotoran, meski ada yang menganggap kurma kemasan sudah bersih.
  • Otoritas keamanan pangan Arab Saudi memberi anjuran cara konsumsi kurma yang benar.

Suara.com - Kurma merupakan menu buka puasa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Tak heran kalau buah yang satu ini menjadi salah satu menu buka puasa favorit umat Muslim.

Meski begitu, masih banyak orang yang bingung apakah buah kurma perlu dicuci dulu sebelum dimakan atau bisa langsung dikonsumsi.

Sebagian orang khawatir adanya debu, kotoran, atau sisa proses distribusi yang menempel di permukaan kurma.

Di sisi lain, ada pula yang beranggapan bahwa kurma kemasan sudah bersih dan aman dikonsumsi tanpa dicuci.

Untuk menjawab kebingungan tersebut, otoritas keamanan pangan di Arab Saudi turut memberikan anjuran terkait cara konsumsi kurma yang benar.

Imbauan ini penting diketahui agar masyarakat tetap aman dan nyaman saat berbuka puasa.

Lalu, apakah kurma perlu dicuci dulu sebelum dimakan? Berikut anjuran yang benar menurut anjuran BPOM Arab Saudi.

Kurma Perlu Dicuci sebelum Dimakan? Ini Anjuran BPOM Arab Saudi

ilustrasi kurma (freepik)
ilustrasi kurma (freepik)

Banyak orang masih bertanya-tanya, apakah kurma perlu dicuci sebelum dimakan atau bisa langsung dikonsumsi begitu saja.

Menjawab hal ini, Saudi Food and Drug Authority (SFDA) alias BPOM Arab Saudi telah memberikan anjuran tegas terkait cara aman mengonsumsi kurma sejak beberapa tahun lau.

baca juga

Melansir Saudi Gazette, SFDA menyarankan agar lebih dulu mencuci kurma menggunakan air panas sebelum disantap.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kemungkinan adanya residu pestisida dan bahan kimia yang menempel pada permukaan kurma.

Selain itu, SFDA juga mengingatkan agar tidak menggunakan air yang sama lebih dari satu kali saat mencuci kurma.

Penggunaan air berulang dikhawatirkan justru memindahkan kembali kotoran atau zat yang sudah terlepas dari buah.

Ilustrasi Kurma - Ragam Jenis Kurma Terbaik (Unsplash)
Ilustrasi Kurma. (Unsplash)

Dalam penjelasannya, SFDA mengungkapkan bahwa kurma bisa terkontaminasi oleh berbagai zat.

Kontaminasi tersebut meliputi zat kimia seperti residu pestisida dan logam berat beracun, zat fisik seperti serpihan logam, hingga pertumbuhan mikroorganisme berupa ragi dan jamur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Menu Buka Puasa Berkuah yang Nikmat dan Menghangatkan, Cocok untuk Ramadan

15 Menu Buka Puasa Berkuah yang Nikmat dan Menghangatkan, Cocok untuk Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:35 WIB

7 Rekomendasi Susu Kurma untuk Sahur Agar Puasa Tidak Lemas

7 Rekomendasi Susu Kurma untuk Sahur Agar Puasa Tidak Lemas

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 04:06 WIB

9 Menu Buka Puasa Tanpa Nasi untuk yang Sedang Diet

9 Menu Buka Puasa Tanpa Nasi untuk yang Sedang Diet

Lifestyle | Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:49 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×