Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas, Suami Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

Husna Rahmayunita Suara.Com
Selasa, 24 Februari 2026 | 13:54 WIB
Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas, Suami Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Arya Iwantoro dan Dwi Sasetyaningtyas. (Instagram).

Suara.com - Satu persatu konsekuensi harus diterima oleh alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas. Bahkan sang suami, Arya Iwantoro turut terkena getahnya.

Tak hanya terhadap kehidupan pribadi pasangan penerima LPDP itu, bisnis Dwi Sasetyaningtyas juga ikut terseret pusaran arus kontroversi.

Influencer sekaligus pebisnis ini awalnya sempat menuai kontroversi usai berkomentar soal kewarganegaraan.

Singkatnya, perempuan yang punya julukan Tyas tersebut dinilai menghina kewarganegaraan Indonesia karena menyinggung soal paspor Republik Indonesia yang baginya lemah dan rasa bangganya karena sang anak tak jadi WNI.

Kalimat yang diutarakan oleh Dwi Sasetyaningtyas "Cukup aku aja yang WNI, anak-anaku jangan...,",akhirnya berbuah segudang konsekuensi.

Pertama, Dwi Sasetyaningtyas dan sang suami mendapat blacklist langsung dari Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Purbaya juga meminta suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Iwantoro untuk mengembalikan dana beasiswa LPDP bak 'ganti rugi'.

Adapun di balik itu semua, tak sedikit publik yang menerka-nerka bahwa bisnis Tyas akan ikut terdampak.

Lantas, apa saja bisnis yang dikelola oleh sosok alumni LPDP ini?

Baca Juga: Ramai Disorot Publik, Tasya Kamila Unggah Laporan Kontribusi sebagai Awardee LPDP

Sustaination

Sustaination
Sustaination

Bisnis kebangaan Dwi Sasetyaningtyas adalah sebuah wadah atau platform yang bergerak di bidang gaya hidup berkelanjutan (sustainable living).

Secara sederhana, Sustaination fokus mengedukasi masyarakat Indonesia untuk mengurangi jejak kerusakan lingkungan melalui pilihan konsumsi sehari-hari.

Kegiatan utama dari Sustaination adalah membagikan tips praktis mengenai cara mengelola sampah rumah tangga, memilah sampah, hingga memahami isu-isu lingkungan terkini dengan bahasa yang mudah dipahami.

Tak berhenti di situ, Sustaination juga menjalankan toko daring yang menjual produk-produk ramah lingkungan.

Sustaination banyak bekerja sama dengan pengrajin dan UMKM lokal untuk menciptakan produk penunjang gaya hidup hijau.

Hal ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.

Adapun dalam menjual produk mereka, Sustaination punya beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebagai berikut.

  • Bebas plastik atau minim kemasan.
  • Dapat digunakan berulang kali (reusable).
  • Terbuat dari bahan alami yang mudah terurai (biodegradable).
  • Diproduksi secara etis oleh produsen lokal.

BisnisBaikClub

BisnisBaikClub
BisnisBaikClub

Jika Sustaination lebih fokus pada konsumen (individu), bisnis Tyas yang satu ini lebih fokus pada para pemilik usaha (produsen) yang ingin menjalankan bisnisnya dengan prinsip etis dan ramah lingkungan.

Melalui tagar #JagoJualan yang dicanangkan Tyas, BisnisBaikClub menjadi wadah bagi para pengusaha UMKM untuk belajar cara membangun bisnis yang tidak hanya mencari keuntungan (profit), tetapi juga memberikan dampak positif bagi manusia (people) dan planet bumi (planet).

Para pelaku bisnis dapat saling bertemu, bertukar ide, dan berkolaborasi. Tujuannya adalah memperkuat pasar produk-produk lokal yang memiliki nilai kebaikan agar mampu bersaing dengan produk konvensional melalui BisnisBaikClub.

Mereka menyediakan berbagai materi edukasi mengenai cara mengelola bisnis secara bertanggung jawab, dalam berbagai aspek seperti cara mendapatkan bahan baku yang etis hingga strategi pemasaran yang jujur dan minim sampah.

Cerita Kompos

Cerita Kompos
Cerita Kompos

Cerita Kompos sejatinya adalah 'anak perusahaan' dari Sustaination.

Bisnis Tyas yang satu ini menjadi perpanjangan tangan Sustaination untuk memproduksi dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memproduksi kompos secara mandiri untuk bermanfaat bagi ekosistem sekaligus ekonomi.

Ada beberapa program andalan Cerita Kompos dalam memproduksi pupuk organik, seperti metode Takakura, komposter aerob, dan pembuatan biopori.

Bisnis Tyas yang tak kalah berpengaruh ini juga menyediakan atau merekomendasikan alat-alat pendukung seperti wadah komposter, aktivator (EM4 atau sejenisnya), hingga sekam sebagai pengganti unsur karbon.

Cerita Kompos menekankan pentingnya memilah sampah sejak dari dapur.

Sebab berkat program mengolah sampah organik di rumah, seseorang secara otomatis telah mengurangi beban sampah yang harus diangkut ke TPA hingga lebih dari 50 persen.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI