Buntut Drama Bunga Sartika Resign, Bolehkah Artis Seolah Spill Skincare padahal Endorse?

Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:31 WIB
Buntut Drama Bunga Sartika Resign, Bolehkah Artis Seolah Spill Skincare padahal Endorse?
Bunga Sartika [Instgram]
Baca 10 detik
  • Konten viral Bunga Sartika diduga merupakan strategi marketing skincare yang direkayasa.
  • Tasya Farasya mengungkap adanya tawaran berbayar untuk konten spill skincare tersebut.
  • Artis yang melakukan iklan skincare terselubung terancam sanksi pidana dan gugatan.

Suara.com - Mundurnya Bunga Sartika, host akun TikTok @Quezelyhere yang viral dengan jargon "Halo kakak, spill skincare-nya dong," sukses bikin publik geger.

Pasalnya, konten yang terlihat seperti aksi todong artis secara spontan untuk spill skincare itu diduga hanyalah trik marketing alias settingan.

Hal tersebut diketahui dari celetohan Tasya Farasya lewat akun Thread-nya, yang mengaku menolak ketika dibayar untuk bikin konten spill skincare bersama Bunga Sartika.

Padahal, artis yang terlibat trik marketing dengan cara seolah membocorkan skincare hariannya dan ternyata bagian dari endorse adalah tindakan yang melanggar hukum.

Sebab, trik marketing tersebut masuk dalam kategori hidden advertising atau iklan terselubung.

Sedangkan di Indonesia, setiap artis atau influencer wajib secara jujur mendeklarasikan hubungan mereka dengan suatu merek.

Bunga Sartika Mundur, Tasya Farasya Dituding Mutus Rezeki Orang (Threads/Instagram)
Bunga Sartika Mundur, Tasya Farasya Dituding Mutus Rezeki Orang (Threads/Instagram)

Berdasarkan Etika Pariwara Indonesia (EPI), iklan itu harus jujur, benar, dan bertanggung jawab.

Jadi, seorang artis bisa dianggap membohongi publik jika mengaku pakai suatu produk setiap hari tapi nyatanya telah dibayar untuk akting mengatakan hal tersebut.

Menurut UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, kita sebagai pembeli punya hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly

Artis yang berpura-pura memberikan testimoni jujur sudah melanggar hak ini. Konsumen yang merasa dirugikan bahkan bisa menggugat secara perdata melalui mekanisme Perbuatan Melawan Hukum (PMH) untuk minta ganti rugi.

Bahkan secara etika global dan lokal, influencer disarankan memakai tagar seperti #ad atau #endorse ketika dibayar untuk review suatu produk.

Tujuannya supaya konsumen tahu mana review yang murni dari hati dan mana yang murni karena dibayar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI