Suara.com - Seiring dengan meningkatnya kebutuhan uang baru jelang Hari Raya Idulfitri 2026, banyak orang bertanya-tanya apakah Bank Indonesia (BI) membuka layanan tukar uang pada hari Sabtu dan Minggu? Pertanyaan ini sering muncul menjelang momen besar seperti Lebaran, akhir bulan, atau saat butuh penukaran uang rusak dan usang.
Di artikel ini kita akan membahas jam operasional dan jadwal layanan tukar uang Bank Indonesia secara umum, apakah BI buka di akhir pekan, dan juga menjelaskan solusi bila kamu perlu menukar uang pada hari non-kerja.
Jam Operasional Layanan Tukar Uang BI
Secara umum, layanan kas dan penukaran uang di Bank Indonesia mengikuti jam kerja hari kerja (weekday), bukan akhir pekan.
Jam buka layanan kas BI (termasuk penukaran uang fisik) biasanya:
- Senin–Jumat: 08.30–12.00 WIB (beberapa wilayah bisa berbeda sedikit tergantung kantor perwakilan)
- Hari Jumat: Beberapa kantor mungkin tutup lebih awal, sekitar 11:30 WIB
Akhir pekan:
- Sabtu dan Minggu: Tutup. Layanan kas dan penukaran uang di kantor Bank Indonesia tidak tersedia pada hari Sabtu dan Minggu secara rutin.
Artinya, bila kamu datang langsung ke kantor pusat atau kantor perwakilan BI pada hari Sabtu/Minggu tanpa jadwal khusus, layanan tukar uang tidak akan tersedia.
Penukaran Uang Baru / Kas Keliling: Ada Layanan Khusus?
Walaupun layanan kas utama BI tutup di akhir pekan, ada pengecualian pada periode tertentu, terutama saat peak season kebutuhan uang tunai seperti menjelang Hari Raya Idulftri.
Baca Juga: Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Semarang, Solusi Praktis Uang Baru Buat THR Lebaran
Penukaran Uang Baru BI lewat aplikasi PINTAR BI:
Bank Indonesia mengadakan program penukaran uang baru melalui aplikasi PINTAR pada periode tertentu setiap tahunnya. Ini memungkinkan masyarakat menukar uang melalui kas keliling dan titik layanan terjadwal. Contohnya di periode tahun lalu:
- BI membuka jadwal layanan tukar uang pada Sabtu (22/3/2025) pukul 08.00–18.00 WIB khusus untuk wilayah Jawa.
- Lalu pada Minggu (23/3/2025) jam 09.00 WIB untuk wilayah luar Jawa.
Ini berarti meski kantor BI tetap tutup secara umum pada akhir pekan, ada layanan penukaran uang baru yang dijadwalkan khusus dan bisa berlangsung pada Sabtu/Minggu selama event tertentu (misalnya SERAMBI Lebaran).
Namun penting untuk diingat, layanan penukaran uang lewat PINTAR BI harus didahului pemesanan secara online. BI tidak melayani model go-show (datang langsung tanpa booking jadwal).
Masyarakat perlu menyimak isetiap informasi terkini terkait jadwal penukaran uang baru melalui laman resmi atau media sosial BI agar tidak kecele.
Tips Sebelum Menukar Uang di Bank Indonesia
Berikut beberapa tips agar proses tukar uangmu berjalan lancar:
- Daftar online terlebih dahulu melalui PINTAR BI (pintar.bi.go.id) bila menukar uang baru, terutama di periode Lebaran.
- Datang sesuai jadwal dan lokasi yang sudah ditentukan, karena ada kuota maksimum di tiap titik penukaran.
- Bawa KTP dan bukti pemesanan yang sudah dicetak/simpan dari aplikasi.
- Untuk uang rusak atau tidak layak edar di luar event besar, lebih aman datang hari kerja dan bukan akhir pekan karena layanan reguler tidak tersedia.
Alternatif Jika Perlu Menukar Uang di Akhir Pekan
Kalau kamu butuh menukar uang di hari Sabtu atau Minggu dan di luar event penukaran khusus BI, pertimbangkan beberapa alternatif:
- Bank komersial besar. Beberapa bank besar di kota besar terkadang buka pada Sabtu pagi (misalnya buka 09.00–12.00), meski tidak semua cabang punya layanan tukar uang. Pastikan cek jam cabang tujuanmu terlebih dulu.
- Money changer resmi. Beberapa money changer di mall atau area wisata buka setiap hari, termasuk akhir pekan. Namun perhatikan rate (kurs) dan pastikan money changer tersebut berizin.
Jadi, apakah layanan tukar uang BI buka hari Sabtu dan Minggu? Bank Indonesia tidak buka layanan tukar uang reguler pada hari Sabtu dan Minggu.
Layanan kas BI biasanya hanya Senin–Jumat. Namun, ada pengecualian pada program penukaran uang baru (misalnya Lebaran) yang bisa berlangsung di akhir pekan pada jadwal tertentu lewat PINTAR BI.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama