Tak Hanya Soal Nuklir, 5 Alasan Israel dan AS Nekat Gempur Iran Habis-habisan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 02 Maret 2026 | 13:55 WIB
Tak Hanya Soal Nuklir, 5 Alasan Israel dan AS Nekat Gempur Iran Habis-habisan
Bendara Iran vs Israel [kolase]
baca 10 detik
  • Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara besar ke 10 kota Iran.
  • Operasi tempur ini bertujuan melumpuhkan kekuatan militer dan rezim Teheran sepenuhnya.
  • Konflik ini mengancam stabilitas energi global dan jalur perdagangan Selat Hormuz.

Suara.com - Dunia internasional tengah diguncang oleh serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut aksi ini sebagai "operasi tempur besar" yang menyasar sedikitnya 10 kota di Iran, termasuk Teheran.

Rivalitas abadi antara Israel dan Iran memang sudah berada di titik didih.

Israel memandang program nuklir Iran dan dukungan mereka terhadap proksi seperti Hamas dan Hizbullah sebagai ancaman eksistensial.

Di sisi lain, Iran melabeli Israel sebagai "tumor kanker" yang harus dilenyapkan.

Namun, serangan kali ini dinilai berbeda dan jauh lebih destruktif.

Melansir dari berbagai sumber termasuk Al Jazeera, berikut adalah 5 alasan utama di balik serangan brutal Israel dan AS ke Iran:

Ilustrasi perang - Perang Israel vs Iran. (Gemini)
Ilustrasi perang - Perang Israel vs Iran. (Gemini)

1. Ambisi Melumpuhkan Rezim, Bukan Sekadar Situs Nuklir

Jika sebelumnya fokus utama serangan Israel adalah fasilitas nuklir, kali ini tujuannya jauh lebih dalam.

baca juga

Serangan yang menyasar 10 kota di Iran ini bertujuan untuk melemahkan rezim Teheran secara keseluruhan.

AS dan Israel berupaya melumpuhkan kemampuan rudal balistik negara tersebut hingga ke titik nadir.

Trump telah menjanjikan kampanye militer yang mampu membuat kekuatan militer Iran lumpuh total.

2. Memanfaatkan Kondisi Iran yang Dianggap "Lemah"

Analis dari Crisis Group, Ali Vaez, menyebut serangan ini sebagai perang kesempatan.

Israel dan Amerika Serikat meyakini bahwa saat ini Republik Islam Iran berada dalam posisi kelemahan historis.

Persepsi bahwa Iran sedang rapuh secara internal maupun eksternal dimanfaatkan untuk memberikan pukulan telak yang belum pernah terjadi sebelumnya.

3. Upaya Memaksa Ayatollah Ali Khamenei Menyerah

Washington dan Tel Aviv tampaknya tidak lagi menginginkan sekadar kesepakatan di meja perundingan.

Mereka diduga menginginkan penyerahan penuh dari pemimpin tertinggi Iran. Strategi pendestabilan rezim ini dilakukan dengan harapan akan muncul perubahan kekuasaan di Iran, meskipun langkah ini berisiko tinggi memicu kekacauan yang lebih besar.

4. Perubahan Strategi dari Negosiasi ke Agresi

Sebelum serangan terjadi, sebenarnya sempat ada kemajuan dalam negosiasi antara Washington dan Teheran mengenai program nuklir.

Namun, pengamat menyebut Trump telah mengkhianati janji kampanyenya sendiri dengan meluncurkan perang perubahan rezim.
Israel disebut-sebut terus menekan AS untuk terlibat dalam konflik terbuka yang memang sudah mereka incar selama bertahun-tahun.

5. Dampak Geopolitik dan Ekonomi Global

Serangan ini bukan tanpa risiko global. Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi 20 persen energi dunia, kini berada dalam zona bahaya.

Jika konflik ini terus meluas, pasar keuangan dunia dan pasokan energi global dipastikan akan terguncang hebat.

Timur Tengah, yang merupakan pusat ekonomi dan investasi,kini berada di ambang perubahan geopolitik besar yang bisa mengubah wajah kawasan tersebut selamanya.

Akar Permusuhan

Sebagai informasi, permusuhan kedua negara ini mulai meruncing pasca-Revolusi Islam 1979.

Sejak saat itu, hubungan yang semula sekutu berubah menjadi musuh bebuyutan.

Keduanya terjebak dalam perang bayangan mulai dari sabotase fasilitas nuklir, serangan siber, hingga pembunuhan ilmuwan dan komandan militer.

Kini, dengan serangan terbuka yang melibatkan 10 kota, dunia hanya bisa menunggu apakah senjata akan segera berhenti berbunyi atau justru ini menjadi awal dari bencana kemanusiaan yang lebih besar di Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Mojtaba Khamenei? Sosok 'Penguasa Bayangan' Calon Pengganti Ali Khamenei di Iran

Siapa Mojtaba Khamenei? Sosok 'Penguasa Bayangan' Calon Pengganti Ali Khamenei di Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 11:57 WIB

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:02 WIB

2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026

2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 11:39 WIB

Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel

Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menlu Iran Ancam Balas Serangan Israel-AS yang Tewaskan 51 Siswi SD

Menlu Iran Ancam Balas Serangan Israel-AS yang Tewaskan 51 Siswi SD

Video | Senin, 02 Maret 2026 | 11:28 WIB

Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026

Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

×