Benarkah Indonesia Setara Swiss, Aman dari Perang Dunia Ketiga?

Farah Nabilla

Selasa, 03 Maret 2026 | 10:46 WIB
Benarkah Indonesia Setara Swiss, Aman dari Perang Dunia Ketiga?
Benarkah Indonesia Setara Swiss, Aman dari PD III (freepik)

Suara.com - Isu mengenai potensi Perang Dunia III (PD III) kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu unggahan yang viral menyebut Indonesia sebagai negara paling aman ke-4 di dunia jika perang global benar-benar terjadi.

Dalam daftar yang beredar, Indonesia bahkan berada di atas Swiss, negara yang selama ratusan tahun dikenal dengan status netralnya.

Daftar tersebut menampilkan 12 negara yang dianggap sebagai “Safest Places on Earth During World War 3” dengan sumber yang dikutip dari Daily Mail.

Urutannya antara lain Fiji, Tuvalu, Selandia Baru, Indonesia, Islandia, Argentina, Chile, Swiss, Bhutan, Antartika, Afrika Selatan, dan Greenland.

Pertanyaannya, benarkah Indonesia setara atau bahkan lebih aman dibanding Swiss jika PD III pecah? Berikut penjelasan berbagai faktor yang sering disebut sebagai alasan mengapa Indonesia dinilai relatif aman.

1. Politik Luar Negeri “Bebas Aktif”

Sejak proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif. “Bebas” berarti tidak memihak blok kekuatan mana pun, sementara “aktif” berarti tetap berperan dalam menciptakan perdamaian dunia.

Prinsip ini ditegaskan oleh Mohammad Hatta pada 1948 yang menyatakan bahwa Indonesia tidak ingin menjadi objek permainan negara besar. Sikap tersebut lahir di tengah rivalitas dua blok besar dunia pada awal Perang Dingin.

Selama lebih dari tujuh dekade, Indonesia relatif konsisten menjaga posisi ini. Tidak bergabung dengan NATO, tidak menjadi bagian dari pakta militer besar, dan menjaga hubungan diplomatik dengan berbagai kekuatan global. Dalam konteks konflik global besar, posisi non-blok seperti ini memang bisa mengurangi risiko menjadi target langsung.

baca juga

Namun, perlu dicatat bahwa netralitas tidak selalu berarti kebal dari dampak perang, terutama di era modern yang melibatkan sanksi ekonomi, perang siber, hingga gangguan rantai pasok global.

2. Peran dalam Gerakan Non-Blok

Pada 1955, Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika di Bandung yang dihadiri 29 negara. Pertemuan tersebut kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Gerakan Non-Blok (Non-Aligned Movement).

Gerakan ini mempertemukan negara-negara yang tidak ingin terseret dalam persaingan Blok Barat dan Blok Timur. Posisi Indonesia sebagai inisiator dan tuan rumah memperkuat citra sebagai negara yang mendorong jalur independen dan damai.

Dalam skenario konflik global, reputasi historis ini bisa menjadi modal diplomasi. Negara yang dikenal aktif memperjuangkan perdamaian cenderung tidak dipersepsikan sebagai ancaman militer.

3. Faktor Geografi Kepulauan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Warga & Turis Saat Serangan Iran ke UEA: Ini Bukan Dubai

Kesaksian Warga & Turis Saat Serangan Iran ke UEA: Ini Bukan Dubai

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:45 WIB

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Dirilis, Timnas Indonesia Siap-siap Masuk Grup Neraka

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Dirilis, Timnas Indonesia Siap-siap Masuk Grup Neraka

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:30 WIB

Dunia Memanas: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran

Dunia Memanas: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:29 WIB

Kenapa Israel dan AS Menyerang Iran? Ini Kronologinya

Kenapa Israel dan AS Menyerang Iran? Ini Kronologinya

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:14 WIB

Daftar Negara yang Diprediksi Aman dari Perang Dunia III, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara yang Diprediksi Aman dari Perang Dunia III, Indonesia Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:09 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×