Cadangan BBM Indonesia Tinggal Berapa Lama? Ini Dampaknya Jika Menipis

Husna Rahmayunita

Kamis, 05 Maret 2026 | 13:33 WIB
Cadangan BBM Indonesia Tinggal Berapa Lama? Ini Dampaknya Jika Menipis
Ilustrasi bahan bakar minyak (BBM). [Ist]

Suara.com - Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM menyebutkan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia mungkin hanya bertahan selama 20 hari. Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena kapasitas penyimpanan BBM di Indonesia tidak besar.

“Jangan salah persepsi memang sejak lama kemampuan storage kita di Republik Indonesia ini tidak lebih dari 21-25 hari, jadi standar nasionalnya itu di 20-21 hari, maksimal 25 hari,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (04/03/2026).

Lantas, bagaimana jika hal itu terjadi, aakah penggunaan BBM artinya harus dibatasi? Begini penjelasannya.

Berapa besar cadangan BBM di Indonesia?

Dalam laporan yang dirilis pada Desember 2025, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa sebagian besar jenis bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih berada di atas batas minimal cadangan yang telah ditetapkan pemerintah.  Jika dilihat dari jenis produknya, cadangan BBM RI tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan nasional selama sekitar 19 hingga 31 hari.

Ketentuan mengenai cadangan ini sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan BPH Migas Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penyediaan Cadangan Operasional Bahan Bakar Minyak. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa setiap pemegang izin usaha wajib menyediakan cadangan operasional BBM dengan cakupan waktu paling sedikit 23 hari. Artinya, perusahaan yang bergerak di sektor distribusi dan penyediaan BBM harus memastikan ketersediaan stok dalam jangka waktu tersebut agar pasokan tetap stabil.

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad menyebutkan bahwa konsep pencadangan energi tidak hanya berkaitan dengan jumlah bahan bakar yang tersedia di tangki penyimpanan. Ia menjelaskan bahwa pencadangan juga mencerminkan kemampuan pemerintah dan Pertamina dalam menyiapkan berbagai aspek pendukung, termasuk pendanaan untuk penyediaan stok, infrastruktur penyimpanan seperti gudang dan terminal BBM, hingga jalur distribusi dan sistem pengapalan.

Karena itu, Tauhid menilai berbagai langkah yang telah direncanakan Pertamina dalam menjaga pasokan energi patut diapresiasi. Upaya tersebut mencakup peningkatan produksi dari kilang domestik serta pengaturan impor energi untuk menutup kekurangan pasokan dalam negeri. Strategi ini dianggap penting agar cadangan energi nasional tetap berada pada level aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat serta sektor industri.

Bagi Anda sebagai konsumen, keberadaan cadangan BBM yang memadai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi energi. Ketika stok berada di atas standar minimum, risiko kelangkaan bahan bakar dapat ditekan, sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat terus berjalan dengan lebih stabil.

baca juga

Apa yang Terjadi Jika Cadangan BBM Habis?

Minyak bumi masih menjadi penopang utama berbagai aktivitas manusia, mulai dari bahan bakar kendaraan hingga kebutuhan industri dan produksi pangan. Namun, minyak termasuk sumber energi tidak terbarukan sehingga jumlahnya terbatas dan tidak bisa diperbarui dalam waktu singkat.

Jika pasokannya terganggu atau cadangannya menipis, dampaknya bisa meluas ke berbagai sektor. Aktivitas transportasi dapat terganggu, biaya produksi industri meningkat, dan distribusi barang menjadi lebih mahal. Kondisi ini juga berpotensi memicu kenaikan harga energi secara global karena ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Karena itu, pemerintah biasanya menetapkan standar cadangan minimum BBM. Tujuannya agar kebutuhan energi tetap terpenuhi meskipun terjadi gangguan pasokan dari dalam negeri maupun luar negeri.

Apakah Penutupan Selat Hormuz Memengaruhi Cadangan BBM di Indonesia?

Penutupan Selat Hormuz berpotensi memengaruhi pasokan minyak ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Jalur ini merupakan salah satu rute perdagangan energi terpenting di dunia yang menjadi pintu keluar-masuk minyak dari kawasan Teluk.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, menjelaskan bahwa gangguan di jalur tersebut dapat menghambat distribusi minyak global. Bagi Indonesia yang masih mengandalkan impor minyak, situasi ini bisa memengaruhi kelancaran pasokan.

Selain itu, penutupan atau gangguan di Selat Hormuz juga dapat meningkatkan biaya perdagangan dan mendorong kenaikan harga minyak dunia. Dampaknya bisa dirasakan pada biaya impor energi yang lebih tinggi.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru

Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:56 WIB

Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS

Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:24 WIB

Update Harga BBM Hari Ini, Ada Kenaikan Imbas Perang AS-Iran?

Update Harga BBM Hari Ini, Ada Kenaikan Imbas Perang AS-Iran?

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

×