Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB
Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi
Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)
baca 10 detik
  • Donald Trump menduga Iran terlibat dalam serangan drone yang melumpuhkan pipa minyak utama Arab Saudi.

  • Serangan dari wilayah Irak tersebut mengakibatkan korban luka dan menghentikan alih jalur ekspor minyak Saudi.

  • Irak menutup perbatasan dan menggelar penyelidikan, sementara AS berjanji menjaga kebebasan navigasi Laut Merah.

Suara.com - Serangan drone beruntun dari wilayah Irak memaksa Kerajaan Arab Saudi menghentikan total operasi East-West Pipeline demi alasan keamanan. Penutupan jalur logistik vital ini langsung memicu ancaman baru bagi pasokan energi global yang sedang bergolak.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump terang-terangan menunjuk Tehran sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas sabotase fasilitas pengangkut 5 juta barel minyak per hari tersebut. Pernyataan tegas ini disampaikan Trump saat berada di Dublin, Irlandia, setelah menerima laporan kerusakan dan korban luka di lokasi kejadian.

Ancaman ini menjadi preseden buruk karena merusak satu-satunya jalur alternatif pengiriman minyak Saudi menuju Laut Merah saat Selat Hormuz diblokir. Lumpuhnya infrastruktur ini memicu eskalasi politik baru antara Washington, Riyadh, dan Tehran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka kemungkinan untuk mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2028. [Istimewa]
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka kemungkinan untuk mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2028. [Istimewa]

"Saya pikir mereka, kemungkinan besar memang mereka," ujar Trump kepada wartawan di Dublin saat ditanya mengenai keterlibatan Iran, dikutip dari CNN Internasional, Minggu (13/9/2026).

Meski begitu, ketegangan di lapangan masih diliputi ketidakpastian mengenai siapa eksekutor sebenarnya dari aksi sabotase udara tersebut. Perlawanan Islam di Irak, yang merupakan kelompok payung milisi sokongan Iran, secara tegas membantah keterlibatan mereka.

Pemerintah Irak bergerak cepat merespons insiden tersebut dengan mengutuk keras serangan yang melintasi wilayah udaranya. Baghdad langsung memerintahkan penyelidikan darurat sekaligus memperketat dan menutup sejumlah titik perbatasan darat.

Kementerian Energi Arab Saudi mengonfirmasi bahwa aksi penembakan drone secara mendadak tersebut telah menimbulkan korban luka serta kerusakan fisik pada instalasi. Tim teknis dan keamanan kini diturunkan ke lokasi untuk mensterilkan area dan menghitung total kerugian infrastruktur.

Insiden ini memperpanjang deretan masalah keamanan bagi Riyadh yang tengah menyokong pemerintah sah Yaman melawan gerilyawan Houthi. Di saat bersamaan, kelompok Houthi justru makin gencar menguasai pelabuhan serta pulau strategis di sekitar perairan Laut Merah.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan pihak Gedung Putih guna membahas langkah mitigasi. Namun, usulan tindakan militer langsung terhadap basis Houthi belum disepakati oleh Washington.

baca juga

Respons resmi Gedung Putih menegaskan bahwa fokus utama AS saat ini adalah memastikan keselamatan navigasi maritim di kawasan tersebut. AS juga menekankan pentingnya memberdayakan mitra regional untuk memimpin penyelesaian krisis keamanan di wilayah mereka sendiri.

Trump sendiri berusaha meredakan kepanikan pasar global dengan menyatakan optimisme bahwa lalu lintas pelayaran minyak akan kembali normal.

"Semuanya akan berakhir baik-baik saja," kata Trump meyakinkan publik saat ditanya mengenai krisis maritim di Selat Hormuz.

East-West Pipeline memegang peranan sangat krusial sebagai urat nadi ekspor minyak Arab Saudi selama konflik AS-Iran berkecamuk. Jalur darat sepanjang ratusan kilometer ini membentang dari fasilitas penampungan di Teluk Persia menuju Pelabuhan Yanbu di pinggir Laut Merah.

Keberadaan pipa ini memungkinkan Saudi mengalihkan beban pengiriman jutaan barel minyak mentah tanpa harus melewati Selat Hormuz yang rawan blokade. Ketika jalur pelayaran Teluk Persia lumpuh total akibat konflik, East-West Pipeline menjadi satu-satunya tumpuan penyalur energi ke pasar dunia.

Dengan terhentinya aliran minyak di jalur alternatif ini, ancaman krisis pasokan energi dunia dipastikan makin nyata. Arab Saudi kini menghadapi tantangan ganda untuk mengamankan aset energi dalam negeri sekaligus menjaga kelancaran pasokan pasar internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Terkini

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×