Tak Paham Birokrasi Gegara Berlatar Penyanyi, Begini Gaya Mewah Fadia Arafiq Sebelum Kena OTT

Ruth Meliana, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:24 WIB
Tak Paham Birokrasi Gegara Berlatar Penyanyi, Begini Gaya Mewah Fadia Arafiq Sebelum Kena OTT
Bupati Pekalongan Fadia Rafiq. (Antara, Humas Kabupaten Pekalongan)
baca 10 detik
  • KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka korupsi dan gratifikasi.
  • Fadia mengaku tidak paham birokrasi karena memiliki latar belakang penyanyi dangdut.
  • Total kekayaan tersangka mencapai Rp85,6 miliar dengan koleksi lima mobil mewah.

Suara.com - KPK menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka korupsi usai ia terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 3 Maret 2026. Fadia Arafiq sempat terekam bergaya mewah melalui media sosial.

Pernyataan mengenai pengakuan tak paham birokrasi karena berlatar penyanyi atau musisi dangdut turut viral di medsos.

Fadia sering terlihat mengenakan pakaian dan aksesori dari rumah mode ternama dunia, seperti Fendi, Moschino, Burberry, hingga Calvin Klein.

Penampilannya yang modis sering menjadi sorotan warga Pekalongan. Berdasarkan LHKPN (Maret 2025), total kekayaannya mencapai sekitar Rp85,6 miliar.

Sebagian besar asetnya berupa 26 bidang tanah dan bangunan senilai Rp74,2 miliar yang tersebar di Pekalongan, Jakarta, Bogor, dan Semarang.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan unit mobil sitaannya (Youtube)
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan unit mobil sitaannya (Youtube)

KPK baru-baru ini menyita 5 kendaraan milik FAR yaitu Toyota Alphard (Generasi Ketiga - AH30 Facelift), Toyota Camry (Generasi Kedelapan - XV70), Toyota Fortuner TRD Sportivo, Mitsubishi Xpander, dan Wuling Air EV.

Fadia Arafiq diketahui mempunyai tanah seluas 550 meter persegi senilai Rp10 miliar di Bogor, tanah dan bangunan 310 meter persegi senilai Rp5 miliar di Kabupaten Pekalongan, serta tanah/bangunan senilai Rp7 miliar di Semarang.

Berdasarkan laporan KPK, Fadia Arafiq mengaku bahwa ia tak paham masalah hukum saat mengelola pemerintah daerah.

Fadia Arafiq beralasan, latar belakang musisi dangdut membuat ia tak paham aturan pengadaan barang serta jasa.

baca juga

Oleh sebab itu, ia menyerahkan urusan birokrasi ke Sekda semantara ia fokus menjalankan fungsi seremonial saja saat menjabat Bupati Pekalongan.

"Dalam pemeriksaan, FAR menjelaskan bahwa ia berlatar belakang sebagai musisi dangdut, bukan seorang birokrat. Ia tak memahami hukum serta tata kelola pemda. Ini yang disampaikan FAR," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung KPK, Rabu (4/3/2026).

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka Korupsi

KPK resmi menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka kasus korupsi dan konflik kepentingan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Semarang pada 3 Maret 2026.

Penangkapan ini merupakan aksi ketujuh lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026, yang juga melibatkan pengamanan 11 orang lainnya di wilayah Pekalongan.

Foto Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan dengan suaminya (Instagram/@ashraff_abu)
Foto Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan dengan suaminya (Instagram/@ashraff_abu)

Fadia diduga menyalahgunakan wewenangnya untuk memuluskan praktik lancung dalam lingkungan pemerintah daerah yang dipimpinnya.

Inti permasalahan berpusat pada keterlibatan PT Raja Nusantara Berdaya (RNB), sebuah perusahaan jasa outsourcing yang berafiliasi dengan keluarga Fadia.

Sebagai pejabat publik, Fadia diduga secara aktif mengatur agar perusahaan keluarga tersebut memenangkan berbagai tender pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan selama periode 2023 hingga 2026.

Praktik ini dinilai sebagai bentuk konflik kepentingan nyata di mana otoritas jabatan digunakan untuk menguntungkan entitas bisnis pribadi.

Atas peranannya dalam meloloskan PT RNB sebagai vendor utama, Fadia diduga menerima aliran dana secara bertahap dengan total mencapai Rp5,5 miliar.

Uang tersebut dianggap sebagai imbalan atau kompensasi finansial atas dominasi perusahaan keluarganya di berbagai instansi pemerintah daerah.

Saat ini, penyidik KPK terus mendalami kemungkinan adanya aset lain yang disamarkan serta sejauh mana pengaruh jabatan Fadia digunakan dalam skema korupsi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Sederhana Bupati Bulungan dan Istri Belanja di Pasar, Kontras dengan Gubernur Kaltim

Gaya Sederhana Bupati Bulungan dan Istri Belanja di Pasar, Kontras dengan Gubernur Kaltim

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:14 WIB

Apa Arti Happy Purim? Akun Resmi Israel Rayakan Kematian Khamenei

Apa Arti Happy Purim? Akun Resmi Israel Rayakan Kematian Khamenei

Tekno | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:40 WIB

Tembus Miliaran Rupiah, Segini Harga 5 Mobil Sitaan OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Tembus Miliaran Rupiah, Segini Harga 5 Mobil Sitaan OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Otomotif | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:40 WIB

Dear Fadia Arafiq, Ini 9 Prinsip Good Governance yang Penting Dipahami Kepala Daerah

Dear Fadia Arafiq, Ini 9 Prinsip Good Governance yang Penting Dipahami Kepala Daerah

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×