4. Isi Surat
Menjelaskan jadwal libur Lebaran, tanggal mulai libur, dan tanggal masuk kerja kembali.
5. Penutup dan Tanda Tangan
Berisi ucapan terima kasih serta tanda tangan pimpinan atau pihak yang berwenang.
Dengan struktur yang jelas, surat pemberitahuan akan lebih mudah dipahami oleh seluruh karyawan.
Contoh Surat Pemberitahuan Libur Lebaran Perusahaan
Berikut adalah contoh sederhana surat pemberitahuan libur Lebaran yang bisa digunakan oleh perusahaan:
PT MAJU SEJAHTERA ABADI
Jl. Merdeka No. 123, Jakarta
Nomor : 021/MSA/III/2026
Perihal : Pemberitahuan Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Kepada Yth.
Seluruh Karyawan PT Maju Sejahtera Abadi
di Tempat
Dengan hormat,
Sehubungan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, bersama ini kami sampaikan bahwa kegiatan operasional perusahaan akan diliburkan mulai tanggal 19 Maret 2026 sampai dengan 24 Maret 2026.
Seluruh karyawan diharapkan kembali masuk kerja seperti biasa pada tanggal 25 Maret 2026.
Kami mengimbau kepada seluruh karyawan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang sedang berjalan telah diselesaikan atau dikoordinasikan dengan tim masing-masing sebelum masa libur dimulai.
Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama seluruh karyawan, kami ucapkan terima kasih.
Jakarta, 10 Maret 2026
Hormat kami,
Manajemen
PT Maju Sejahtera Abadi
Agar surat pemberitahuan libur Lebaran terlihat profesional dan mudah dipahami, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Pertama, gunakan bahasa yang formal namun tetap jelas. Hindari kalimat yang terlalu panjang agar informasi dapat dibaca dengan cepat.
Kedua, cantumkan tanggal libur secara rinci, termasuk kapan karyawan harus kembali bekerja. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan jadwal.
Ketiga, jika ada aturan tambahan seperti sistem piket, layanan darurat, atau ketentuan khusus bagi divisi tertentu, sebaiknya dicantumkan secara jelas di dalam surat.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni