Kapan THR Ojol Cair? Segini Nominal dan Cara Hitungnya

Ruth Meliana

Selasa, 10 Maret 2026 | 11:25 WIB
Kapan THR Ojol Cair? Segini Nominal dan Cara Hitungnya
ilustrasi ojek online (Unsplash/Dino Januarsa)

Suara.com - Dalam rilisan terbarunya, pemerintah mengumumkan bahwa pemberian Tunjangan Hari Raya dan Bonus Hari Raya Idul Fitri 1447 H akan dilakukan dengan prosedur yang ditentukan. Ternyata golongan ojek online juga termasuk di dalamnya. Lalu kapan THR ojol cair? Berapa nominal dan bagaimana cara hitungnya?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan kebijakan Bonus Hari Raya untuk ojol telah dirundingkan secara intensif dengan para aplikator. Sedikitnya terdapat sekitar 850,000 pengemudi yang menjadi target penerima BHR, dengan total anggaran mencapai Rp220,000,000,000.

Pertanyaan yang mengemuka kemudian terkait dengan waktu THR ojol cair, nominal, dan dasar perhitungannya.

Kapan THR Ojol Cair?

Untuk pengemudi ojek online, Bonus Hari Raya atau Tunjangan Hari Raya akan diberikan lebih awal, yakni mulai periode H-14 hingga H-7 sebelum hari raya Idul Fitri 2026 mendatang. Penyalurannya dapat berada pada kisaran tanggal 7 Maret hingga 14 Maret 2026 ini.

Meski demikian tanggal pasti terkait pemberian THR untuk ojol sendiri belum dapat ditemukan dengan jelas, dan menantikan pengumuman lebih lanjut. Anda dapat mencermati ketentuan dari pemerintah, atau mengikuti pengumuman resmi melalui akun-akun aplikator yang ada di media sosial.

Tanggal yang disebutkan di atas tentu adalah tanggal perkiraan. Bisa jadi pemberian bonus hari raya untuk mitra ojol dilakukan sebelum atau setelah tanggal tersebut sesuai kebijakan dari aplikator masing-masing.

Jika mengacu pada perhitungan dasar, terdapat 850,000 mitra ojek online yang akan menerima bonus ini dengan total anggaran sesuai dengan apa yang disebutkan sebelumnya.

Hal ini telah didiskusikan dengan Grab dan Gojek, sehingga masing-masing akan memberikan THR pada sekitar 400,000-an mitra driver yang memenuhi syarat yang telah ditentukan sebelumnya.

baca juga

Berapa Besarannya?

Mengacu pada surat edaran mengenai tata cara pembayaran BHR untuk ojek online, besaran BHR yang dihitung adalah 25% dari rata-rata pendapatan mitra ojol selama setahun. Hal ini kemudian dapat dilihat pada data yang dimiliki masing-masing aplikator.

Besaran ini juga disampaikan oleh Menaker Yassierli dalam sebuah konferensi pers, Selasa, 3 Maret 2025 lalu. Disampaikan olehnya, BHR paling sedikit 25% dari rata-rata pendapatan bersin 12 bulan ojek online. Besaran ini meningkat 5% dibandingkan dengan rancangan yang disusun pada tahun 2025, yang menyebutkan sekitar 20% dari pendapatan ojol selama setahun.

Dengan besaran ini, jika pendapatan yang diperoleh selama 12 bulan terakhir rata-ratanya sebesar Rp2,000,000, maka gambaran perhitungannya adalah sebagai berikut:

BHR = 25% x rata-rata pendapatan bersin 12 bulan terakhir

= 25% x Rp2,000,000

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitra Rasa Karyawan, Bonus Rasa Harapan Palsu: Dilema THR di Era Gig Economy

Mitra Rasa Karyawan, Bonus Rasa Harapan Palsu: Dilema THR di Era Gig Economy

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 15:38 WIB

Kapan THR Lebaran 2026 Paling Lambat Cair? Simak Aturan Resmi Pemerintah untuk Karyawan

Kapan THR Lebaran 2026 Paling Lambat Cair? Simak Aturan Resmi Pemerintah untuk Karyawan

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 14:00 WIB

Aduan THR 2026: Cara Melapor Pelanggaran Secara Online dan Offline

Aduan THR 2026: Cara Melapor Pelanggaran Secara Online dan Offline

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×