Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:23 WIB
Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi - Kue Nastar. (Freepik)

Suara.com - Nastar menjadi salah satu kue kering yang hampir selalu hadir saat perayaan Lebaran. Rasanya yang manis dengan isian selai nanas yang segar membuat kue ini digemari banyak orang dari berbagai usia.

Tidak heran jika banyak keluarga memilih membuat nastar sendiri di rumah, baik untuk disajikan kepada tamu maupun dijadikan hampers saat Hari Raya. 

Namun, membuat nastar yang sempurna bukanlah hal yang mudah. Salah satu tantangan yang sering dihadapi saat membuat nastar adalah permukaannya yang retak setelah dipanggang di oven.

Padahal, kue nastar yang cantik biasanya memiliki permukaan yang mulus, mengilap, dan berwarna kuning keemasan.

Di Indonesia, nastar sudah menjadi bagian dari tradisi Lebaran. Hampir setiap rumah menyajikan kue ini bersama berbagai kue kering lainnya seperti kastengel dan putri salju.

Nastar sangat identik dengan perayaan Idul Fitri karena memiliki rasa yang ringan dan cocok disajikan sebagai camilan setelah makan besar saat Lebaran. Tamu yang datang pun biasanya menikmati kue kering sebagai teman minum teh atau kopi. 

Alasan lainnya karena kue ini memiliki daya tahan yang cukup lama karena termasuk jenis kue kering. Jika disimpan dalam wadah kedap udara, nastar bisa bertahan hingga beberapa minggu.

Ilustrasi - Kue Nastar. (Dibuat dengan Gemini AI)
Ilustrasi - Kue Nastar. (Dibuat dengan Gemini AI)

Bentuknya yang kecil dan cantik membuat nastar cocok dijadikan suguhan atau bingkisan Lebaran. Tidak heran jika banyak orang rela membeli nastar dengan harga yang cukup mahal demi menyajikan kue ini kepada keluarga dan kerabat.

Nastar terbaik biasanya memiliki tekstur yang lembut dan sedikit rapuh ketika digigit. Bagian luarnya terasa ringan, sementara bagian dalamnya lembut dan menyatu dengan selai nanas yang manis dan sedikit asam.

baca juga

Selain rasa, tampilan nastar juga menjadi perhatian utama. Nastar yang baik biasanya permukaan halus dan tidak retak, warna kuning keemasan dari olesan kuning telur, tercium aroma harum mentega atau margarin. Selain itu, isian selai nanas yang tidak terlalu basah, bentuknya pun bulat dan rapi.

Jika semua unsur tersebut terpenuhi, nastar tidak hanya enak dimakan tetapi juga terlihat menarik saat disajikan di meja tamu saat Lebaran. Tapi, kenapa nastar bisa retak ketika dibuat?

Penyebab Nastar Retak setelah Dipanggang

Salah satu masalah yang sering terjadi saat membuat nastar adalah munculnya retakan di permukaan kue setelah dipanggang. Menurut berbagai sumber kuliner, ada beberapa penyebab umum yang membuat nastar retak. Berikut hal-hal yang bisa jadi penyebab nastar retak setelah dipanggang.

1. Nastar Mengembang saat Dipanggang

Ketika nastar dimasukkan ke dalam oven, adonan akan memuai dan mengembang karena terkena suhu panas. Jika bagian atas nastar sudah dilapisi kuning telur, lapisan ini bisa sedikit terangkat sehingga terlihat seperti retakan.

Namun, retakan jenis ini sebenarnya tidak selalu menjadi masalah besar. Dalam beberapa kasus, retakan kecil akan kembali merapat setelah nastar dingin. Meski begitu, penggunaan bahan pengembang yang terlalu banyak juga bisa membuat nastar mengembang terlalu cepat dan akhirnya retak.

2. Suhu Oven Terlalu Panas

Suhu oven yang terlalu tinggi menjadi salah satu penyebab paling umum nastar retak. Ketika suhu terlalu panas, bagian luar nastar akan matang lebih cepat dibandingkan bagian dalamnya.

Akibatnya, permukaan kue menjadi keras lebih dulu sementara bagian dalamnya masih mengembang. Perbedaan ini memicu retakan pada permukaan nastar. Karena itu, memanggang nastar sebaiknya menggunakan suhu sedang agar kue matang secara perlahan dan merata.

3. Selai Nanas Terlalu Basah

Isian selai nanas juga sangat memengaruhi tekstur nastar. Selai yang terlalu basah atau berair dapat membuat adonan melebar saat dipanggang.

Ketika selai memuai di dalam adonan, tekanan dari dalam bisa membuat permukaan nastar pecah atau retak. Oleh karena itu, selai nanas yang digunakan sebaiknya memiliki tekstur agak kering dan padat.

4. Telur Tidak Segar

Telur yang digunakan dalam adonan juga berpengaruh pada hasil akhir nastar. Jika telur tidak segar, adonan bisa menjadi terlalu cair atau lembek.

Adonan yang terlalu basah akan sulit mempertahankan bentuknya saat dipanggang. Hal ini bisa menyebabkan permukaan nastar menjadi tidak rata dan mudah retak.

5. Penggunaan Loyang yang Tidak Tepat

Jenis loyang juga dapat memengaruhi hasil pemanggangan nastar. Loyang yang terlalu tipis atau tidak mampu menghantarkan panas dengan baik dapat membuat panas oven tidak merata.

Akibatnya, beberapa bagian kue akan matang lebih cepat dibanding bagian lainnya, sehingga memicu munculnya retakan pada permukaan nastar.

Tips agar Nastar Tidak Retak

Agar nastar yang dibuat di rumah memiliki tampilan cantik dan mulus, ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan saat membuatnya. Berikut tips mengatasi agar nastar tidak retak saat dipanggang.

1. Ukur semua bahan dengan takaran yang tepat. Perbandingan bahan yang tidak seimbang dapat membuat adonan terlalu keras atau terlalu lembek.

2. Gunakan selai nanas yang cukup kering. Jika membuat selai sendiri, pastikan selai dimasak hingga kadar airnya berkurang dan teksturnya lebih padat.

3. Hindari terlalu lama menguleni adonan dengan tangan. Suhu panas dari tangan dapat membuat margarin atau mentega mencair sehingga tekstur adonan berubah. Sebaiknya aduk adonan menggunakan spatula.

4. Panggang nastar dengan suhu oven sedang dan stabil. Proses pemanggangan yang perlahan akan membantu kue matang merata tanpa membuat permukaannya retak.

5. Gunakan loyang yang tebal dan berkualitas agar panas oven dapat menyebar secara merata.

Demikian itu penyebab nastar bisa retak dan tips mengatasinya. Dengan memperhatikan bahan dan teknik pembuatan, nastar yang dihasilkan bisa tampil lebih mulus, cantik, dan tentu saja tetap lezat.  

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Relawan MBG Dapat THR Jelang Lebaran 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Relawan MBG Dapat THR Jelang Lebaran 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:11 WIB

Apakah Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026 Jatuh di Hari yang Sama?

Apakah Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026 Jatuh di Hari yang Sama?

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:52 WIB

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Ini Cara Membalasnya yang Benar

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Ini Cara Membalasnya yang Benar

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×