- Puasa Ramadan sebabkan masalah kulit seperti bibir pecah dan kusam akibat perubahan asupan cairan harian.
- Mencukupi cairan melalui pola minum 2-4-2 saat sahur dan berbuka sangat penting untuk menjaga hidrasi kulit.
- Perawatan kulit meliputi penggunaan rutin *lip balm* dan *skincare* melembapkan, serta menghindari menjilat bibir.
Air liur akan cepat menguap dan membuat permukaan bibir kehilangan kelembapan alami.
4. Gunakan Skincare yang Melembapkan
Kulit kusam saat puasa sering disebabkan oleh kurangnya hidrasi pada kulit. Gunakan produk skincare yang membantu menjaga kelembapan seperti:
Moisturizer dengan hyaluronic acid
Toner yang bersifat hydrating
Serum dengan kandungan vitamin C
Perawatan ini bisa dilakukan saat malam hari setelah berbuka atau sebelum tidur.
5. Konsumsi Buah yang Kaya Air
Selain minum air putih, konsumsi buah yang mengandung banyak air juga membantu menjaga hidrasi kulit.
Beberapa buah yang baik dikonsumsi saat sahur atau berbuka antara lain:
Semangka
Melon
Jeruk
Timun
Baca Juga: Malam Lailatul Qadar Kapan Saja? Ini Perkiraan Tanggalnya di 2026
Buah-buahan ini juga mengandung vitamin yang baik untuk kesehatan kulit.
6. Kurangi Minuman Berkafein
Minuman berkafein seperti kopi dan teh dapat memicu tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Jika dikonsumsi berlebihan saat sahur atau malam hari, tubuh bisa lebih mudah dehidrasi keesokan harinya, yang berakibat pada kulit kering dan bibir pecah-pecah.
7. Istirahat yang Cukup
Kurang tidur juga dapat membuat kulit terlihat kusam dan tidak segar. Selama bulan puasa, pola tidur sering berubah karena harus bangun sahur.