Artinya:
“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Dengan membaca niat ini, suami meniatkan zakat fitrah yang dibayarkan sebagai kewajiban bagi istrinya.
Niat Zakat Fitrah untuk Anak
Selain untuk diri sendiri dan pasangan, kepala keluarga juga biasanya membayarkan zakat fitrah untuk anak-anaknya. Berikut bacaan niatnya:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakātal fiṭri ‘an waladī farḍan lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anakku sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dapat digunakan untuk anak laki-laki maupun perempuan yang masih menjadi tanggungan orang tua.
Niat Zakat Fitrah Sekeluarga
Jika seseorang membayarkan zakat fitrah untuk seluruh anggota keluarga sekaligus, niatnya juga dapat disederhanakan menjadi satu niat umum seperti berikut:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيعِ مَنْ تَلْزَمُنِي نَفَقَتُهُمْ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakātal fiṭri ‘annī wa ‘an jamī‘i man تلزمني nafaqātuhum farḍan lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang menjadi tanggunganku sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Niat ini biasanya digunakan oleh kepala keluarga yang membayar zakat fitrah untuk semua anggota keluarga dalam satu waktu.
Zakat fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Namun waktu yang paling utama adalah menjelang hari raya sebelum salat Id dilaksanakan.
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah salat Idul Fitri, maka hukumnya berubah menjadi sedekah biasa dan tidak lagi dianggap sebagai zakat fitrah.
Besaran Zakat Fitrah
Besaran zakat fitrah biasanya setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok yang umum dikonsumsi di suatu daerah, seperti beras di Indonesia. Selain dalam bentuk bahan makanan, zakat fitrah juga dapat dibayarkan dalam bentuk uang yang nilainya setara dengan harga makanan pokok tersebut.
Dengan membayar zakat fitrah, umat Islam tidak hanya menyempurnakan ibadah puasa Ramadan tetapi juga membantu saudara-saudara yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.
Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami niat zakat fitrah dengan benar serta menunaikannya dengan penuh keikhlasan. Dengan demikian, ibadah yang dilakukan dapat diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi diri sendiri maupun keluarga.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni