Artinya:
“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Dengan membaca niat ini, suami meniatkan zakat fitrah yang dibayarkan sebagai kewajiban bagi istrinya.
Niat Zakat Fitrah untuk Anak
Selain untuk diri sendiri dan pasangan, kepala keluarga juga biasanya membayarkan zakat fitrah untuk anak-anaknya. Berikut bacaan niatnya:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakātal fiṭri ‘an waladī farḍan lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
Baca Juga: Khutbah Jumat Akhir Ramadan 13 Maret 2026, Cara Rasul Menghadapi Hari-Hari Terakhir Bulan Puasa
“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anakku sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dapat digunakan untuk anak laki-laki maupun perempuan yang masih menjadi tanggungan orang tua.
Niat Zakat Fitrah Sekeluarga
Jika seseorang membayarkan zakat fitrah untuk seluruh anggota keluarga sekaligus, niatnya juga dapat disederhanakan menjadi satu niat umum seperti berikut:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيعِ مَنْ تَلْزَمُنِي نَفَقَتُهُمْ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: