Suara.com - Menjelang sepuluh malam terakhir Ramadan, banyak umat Islam mulai mencari informasi tentang malam-malam ganjil yang diyakini memiliki keutamaan besar.
Salah satu yang paling sering dibicarakan adalah malam ke-27 Ramadan yang kerap dikaitkan dengan datangnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Lantas, 27 Ramadan 2026 tanggal berapa?
Tidak sedikit umat Islam yang menghidupkan malam tersebut dengan salat malam, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan zikir. Hal ini dilakukan sebagai upaya meraih keberkahan Lailatul Qadar yang penuh ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Lalu, sebenarnya 27 Ramadan 2026 jatuh pada tanggal berapa? Mengapa malam tersebut sering dianggap sebagai waktu yang paling kuat kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar? Simak penjelasan lengkapnya.
27 Ramadan 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa?
Berdasarkan keputusan pemerintah melalui sidang isbat, awal Ramadan dimulai pada 19 Februari 2026. Jika dihitung dari tanggal tersebut, maka malam ke-27 Ramadan diperkirakan jatuh pada Senin, 16 Maret 2026.
Meski demikian, banyak umat Islam biasanya sudah mempersiapkan diri menjelang malam tersebut. Masjid-masjid sering dipenuhi jamaah yang ingin melaksanakan salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdoa agar mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Lailatul Qadar memiliki banyak keistimewaan yang dijelaskan dalam Al-Qur’an maupun hadis Nabi. Berikut beberapa keutamaannya:
1. Lebih Baik dari Seribu Bulan
Keutamaan paling terkenal dari Lailatul Qadar disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 3 yang menyebutkan bahwa Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.
Baca Juga: Doa agar Dipermudah Mendapat Lailatul Qadar, Amalkan di 10 Malam Terakhir Ramadan
Ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar, bahkan melebihi ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.
2. Malam Turunnya Al-Qur’an
Lailatul Qadar juga dikenal sebagai malam ketika Al-Qur’an mulai diturunkan. Peristiwa ini menjadi salah satu alasan mengapa Ramadan disebut sebagai bulan Al-Qur’an.
3. Malaikat Turun Membawa Rahmat
Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan bagi manusia. Malam tersebut dipenuhi keberkahan hingga terbit fajar.
4. Malam yang Penuh Kedamaian
Allah SWT juga menyebutkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang penuh ketenangan dan keselamatan. Banyak orang merasakan suasana malam yang lebih damai dan menenangkan dibandingkan malam lainnya.
5. Kesempatan Mendapatkan Pengampunan Dosa
Keutamaan lain dari Lailatul Qadar adalah kesempatan besar untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Mengapa Malam 27 Ramadan Sering Dikaitkan dengan Lailatul Qadar?
Walaupun Lailatul Qadar dirahasiakan waktunya, banyak ulama berpendapat bahwa malam ke-27 Ramadan memiliki kemungkinan besar sebagai malam tersebut.
Pendapat ini didukung oleh beberapa riwayat dari para sahabat Nabi. Salah satunya adalah sahabat Ubay bin Ka’ab, yang pernah menyatakan keyakinannya bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ke-27 Ramadan.
Selain itu, terdapat hadis yang menganjurkan umat Islam untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Malam ganjil yang dimaksud adalah malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan. Karena itulah, malam ke-27 sering dianggap memiliki peluang paling kuat.
Namun para ulama tetap mengingatkan bahwa Lailatul Qadar tidak pasti hanya terjadi pada malam ke-27. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar
Agar bisa meraih keberkahan Lailatul Qadar, ada beberapa amalan yang dianjurkan dalam Islam, di antaranya:
1. Salat Malam (Qiyamul Lail)
Salat malam seperti tahajud merupakan salah satu amalan utama pada malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan salat.
2. Membaca Al-Qur’an
Ramadan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an. Karena itu, memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an menjadi amalan yang sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar.
3. Memperbanyak Doa dan Zikir
Berdoa merupakan amalan yang sangat dianjurkan ketika mencari Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bahkan mengajarkan doa khusus kepada Aisyah RA.
Doa tersebut adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku." (HR. Tirmidzi)
4. I’tikaf di Masjid
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah. Amalan ini sering dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
5. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan
Sedekah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Karena pahala malam tersebut lebih baik dari seribu bulan, maka setiap amal kebaikan yang dilakukan memiliki nilai yang sangat besar.
Selain sedekah, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal baik seperti membantu sesama, memperbaiki hubungan dengan keluarga, dan melakukan berbagai kebaikan lainnya.
Demikianlah informasi terkait 27 Ramadan 2026 tanggal berapa, diyakini turunnya Lailatul Qadar. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas