Haid saat Idulfitri: Wanita Lebih Baik ke Tempat Salat Id atau di Rumah Saja?

Yasinta Rahmawati

Senin, 16 Maret 2026 | 13:50 WIB
Haid saat Idulfitri: Wanita Lebih Baik ke Tempat Salat Id atau di Rumah Saja?
Ilustrasi Salat Id. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Mayoritas ulama menganjurkan wanita haid tetap mendatangi tempat salat Id untuk menyaksikan kebaikan dan ikut berdoa bersama.
  • Tujuan kehadiran wanita haid adalah menunjukkan syiar persatuan Islam dan mendengarkan khutbah serta mengamini doa bersama.
  • Wanita haid harus menjauhi shaf salat, tidak boleh memasuki ruang utama masjid jika salat diadakan di dalam bangunan.

Suara.com - Bagi wanita muslim, siklus bulanan atau haid bisa datang di hari Lebaran. Karena itu, wanita yang haid pun tak bisa menjalankan Salat Id.

Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah wanita yang sedang haid sebaiknya ikut pergi ke tempat salat Id atau berdiam diri di rumah saja?

Untuk menjawab keraguan tersebut, mari kita simak penjelasan lengkap berdasarkan tuntunan sunnah dan pendapat para ulama.

Sunnah Rasulullah: Tetap Dianjurkan ke Tempat Salat Id

Bukan berdiam diri di rumah, mayoritas ulama justru menganjurkan para wanita yang haid untuk tetap mendatangi tempat pelaksanaan salat Idulfitri.

Hal ini didasarkan pada hadis sahih dari Ummu ‘Athiyyah radhiyallahu ‘anha.

Melansir dari laman Muslimah.or.id, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan para wanita, baik yang muda, yang sedang dipingit, bahkan yang sedang haid sekalipun, untuk keluar menuju lapangan tempat salat Id.

Tujuannya bukan untuk ikut rukuk dan sujud, melainkan untuk menyaksikan kebaikan dan doa bersama kaum Muslimin.

Sejumlah warga lereng Gunung Merbabu menunaikan Shalat Idul Fitri 1446 H di Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (31/3/2025). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/nym]
Sejumlah warga lereng Gunung Merbabu menunaikan Shalat Idul Fitri 1446 H di Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (31/3/2025). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/nym]

Dalam hadis tersebut, Ummu ‘Athiyyah berkata:
"Kami diperintahkan untuk mengajak keluar gadis yang baru baligh, gadis yang dipingit, dan wanita yang haid pada dua hari raya (Idulfitri dan Iduladha). Adapun wanita yang haid, mereka menjauhi tempat salat dan menyaksikan kebaikan serta dakwah (doa) kaum Muslimin." (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengapa Harus Tetap Ikut ke Lapangan?

Ada alasan mulia di balik anjuran ini. Mengutip dari Almanhaj.or.id, kehadiran seluruh elemen masyarakat, termasuk wanita yang sedang berhalangan, adalah bentuk syiar atau menampakkan keagungan agama Islam.

baca juga

Dengan berkumpulnya kaum Muslimin dalam jumlah besar, terpancarlah kekuatan, persatuan, dan kegembiraan yang luar biasa.

Bagi wanita haid, momen ini adalah kesempatan untuk:

  • Mendengarkan Khutbah: Meskipun tidak salat, mendengarkan pesan-pesan takwa dalam khutbah Id tetap memberikan nutrisi spiritual.
  • Mengamini Doa: Bergabung dalam barisan kaum Muslimin saat berdoa bersama di penghujung salat Id diyakini membawa keberkahan dan ampunan.
  • Menyambung Silaturahmi: Lapangan salat Id adalah tempat pertama di mana masyarakat saling bermaaf-maafan setelah ibadah selesai.

Aturan bagi Wanita Haid: Masjid vs Lapangan

Satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah lokasi pelaksanaan salat Id. Terdapat perbedaan aturan teknis bagi wanita haid tergantung di mana salat tersebut diadakan.

Menurut penjelasan di laman NU Online, jika salat Id dilaksanakan di dalam masjid, maka wanita yang sedang haid dilarang masuk ke dalam ruang utama masjid.

Hal ini berkaitan dengan kehormatan masjid dan menjaga agar darah haid tidak mengotori tempat suci tersebut.

Namun, mereka tetap diperbolehkan berada di halaman, teras, atau area luar masjid yang tidak termasuk bagian utama bangunan masjid.

Sementara itu, jika salat Id diadakan di lapangan (tanah lapang), wanita haid tetap harus memisahkan diri dari barisan (shaf) orang-orang yang sedang salat.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis, mereka harus "menjauhi tempat salat" (ya’tazilnal-mushalla). Wanita yang haid bisa mengambil posisi di pinggir atau di belakang barisan jemaah agar tidak mengganggu kekhusyukan jalannya ibadah salat.

Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid saat Idulfitri

Meskipun tidak bisa melaksanakan salat dua rakaat, wanita yang sedang haid tetap bisa meraih pahala melimpah di hari raya dengan melakukan amalan berikut:

Memperbanyak Takbir: Takbir mursal (yang tidak terikat waktu salat) disunnahkan bagi siapa saja, termasuk wanita haid, sejak malam Lebaran hingga imam memulai salat Id.

Berdzikir dan Bersalawat: Lidah yang terus basah dengan dzikir akan tetap menyambungkan hati kepada Allah SWT.

Bersedekah: Idulfitri juga identik dengan berbagi. Memberi santunan atau zakat fitrah (yang sudah ditunaikan sebelumnya) adalah bagian dari kemuliaan hari ini.

Berhias dan Mandi Sunnah: Meskipun tidak salat, wanita haid tetap disunnahkan untuk mandi (sebagai mandi hari raya), mengenakan pakaian terbaik yang bersih (tetap menutup aurat), dan memakai wewangian (selama tidak berlebihan saat keluar rumah).

Dari ulasan di atas, jawaban atas dilema ini sudah jelas. Bahwa aanita yang sedang haid lebih utama (afdhal) untuk ikut keluar menuju tempat salat Id daripada berdiam diri di rumah.

Jadi, jangan biarkan haid menghalangi Anda untuk merasakan kemeriahan dan spirit kemenangan Idulfitri bersama keluarga dan kerabat di lapangan atau area luar masjid. Selamat menyambut Lebaran!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Syawal 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuan Lebaran

1 Syawal 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuan Lebaran

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 12:16 WIB

Kapan Bursa Libur saat Nyepi dan Lebaran 2026? Catat Tanggalnya!

Kapan Bursa Libur saat Nyepi dan Lebaran 2026? Catat Tanggalnya!

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 11:55 WIB

THR untuk Mertua Idealnya Berapa? Intip Cara Menghitungnya agar Pas dan Dompet Tetap Aman

THR untuk Mertua Idealnya Berapa? Intip Cara Menghitungnya agar Pas dan Dompet Tetap Aman

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 11:39 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×