Suara.com - Sholat Ied merupakan salah satu amalan utama saat Idulfitri. Ibadah ini mumnya dilaksanakan secara berjamaah. Oleh karena itu, penting untuk memahami niat dan tata cara sholat Idulfitri, khususnya bagi makmum.
Sebagai makmum, memahami urutan sholat Ied dengan tepat sangat penting, mulai dari niat, jumlah takbir, hingga bacaan di setiap rakaat agar ibadah bisa lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.
Tidak hanya itu, ada juga amalan sunnah sebelum dan sesudah sholat Ied yang sering terlewatkan. Padahal, jika diamalkan, sunnah-sunnah ini bisa menyempurnakan ibadah dan menambah keberkahan di hari Idulfitri.
Berikut ini informasi lengkap terkait niat dan cara sholat Ied untuk makmum yang benar, serta sunnah sebelum dan sesudah sholat yang dianjurkan, dikutip dari NU Online dan sumber lainnya.
Niat Sholat Idulfitri
Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah, termasuk sholat Ied. Niat tidak harus diucapkan secara lisan, karena yang utama adalah hadirnya niat di dalam hati. Berikut bacaan niat sholat Idulfitri:
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak‘ataini ma’mûman lillâhi ta‘âlâ
Artinya: Saya niat sholat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Sholat Idulfitri
Sholat Idulfitri terdiri dari dua rakaat dan memiliki tambahan takbir yang menjadi ciri khasnya. Berikut urutan lengkapnya:
1. Memulai dengan takbiratul ihram dan niat
Sholat dimulai seperti biasa dengan mengangkat tangan sambil membaca “Allahu Akbar”, disertai niat di dalam hati.
2. Membaca doa iftitah
Setelah takbir pertama, dianjurkan membaca doa iftitah sebagaimana dalam sholat pada umumnya.
3. Takbir tambahan di rakaat pertama (7 kali)
Setelah doa iftitah, lakukan takbir sebanyak tujuh kali. Di sela-sela takbir, dianjurkan membaca dzikir seperti tasbih, tahmid, dan takbir untuk menambah kekhusyukan.
4. Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
Setelah takbir selesai, lanjutkan membaca Al-Fatihah, kemudian disunnahkan membaca surat Al-A’la.
5. Ruku’, sujud, dan seterusnya
Lanjutkan gerakan sholat seperti biasa hingga berdiri kembali untuk rakaat kedua.
6. Takbir tambahan di rakaat kedua (5 kali)
Saat berdiri di rakaat kedua, lakukan takbir tambahan sebanyak lima kali, sama seperti pada rakaat pertama.
7. Membaca Al-Fatihah dan surat Al-Ghasyiyah
Setelah takbir, baca Al-Fatihah dan disunnahkan membaca surat Al-Ghasyiyah.
8. Menyelesaikan sholat hingga salam
Lanjutkan ruku’, sujud, hingga duduk terakhir dan akhiri dengan salam.
Perlu diketahui, takbir tambahan ini hukumnya sunnah. Jadi, jika lupa melakukannya, sholat tetap sah.
Sunnah Sebelum dan Sesudah Sholat Idulfitri
Selain memahami niat dan tata cara sholat Ied, umat Islam juga dianjurkan mengamalkan berbagai sunnah untuk menyempurnakan ibadah di hari raya karena dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat.
Sunnah Sebelum Sholat Idulfitri
1. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat
Sebelum sholat Ied, umat Islam disunnahkan untuk makan sebelum berangkat sholat. Tujuannya sebagai penegasan bahwa puasa Ramadan telah berakhir.
2. Mandi dan membersihkan diri
Mandi sebelum sholat Idulfitri termasuk sunnah yang dianjurkan oleh para ulama. Waktunya bisa dilakukan sejak setelah Subuh hingga sebelum berangkat ke tempat sholat. Tujuannya agar tubuh bersih, segar, dan nyaman saat berkumpul dengan banyak orang.
3. Memakai pakaian terbaik dan wewangian
Pada hari raya, umat Islam dianjurkan memakai pakaian terbaik yang dimiliki, tidak harus baru tetapi bersih dan rapi. Selain itu, memakai wewangian juga dianjurkan agar menciptakan suasana yang menyenangkan.
4. Mengumandangkan takbir sejak malam hari
Takbir merupakan amalan yang sangat dianjurkan sejak malam Idulfitri (setelah maghrib) hingga imam memulai sholat Ied. Amalan ini menjadi bentuk pengagungan kepada Allah sekaligus ungkapan syukur atas selesainya ibadah Ramadan.
Sunnah Setelah Sholat Idulfitri
1. Mendengarkan khutbah hingga selesai
Setelah sholat selesai, jamaah dianjurkan tetap berada di tempat untuk mendengarkan khutbah Idulfitri. Khutbah biasanya terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan duduk sejenak.
2. Pulang melalui jalan yang berbeda
Salah satu sunnah yang sering dilakukan Rasulullah SAW adalah mengambil rute yang berbeda saat pulang dari tempat sholat. Selain sebagai bentuk syiar Islam, hal ini juga membuka kesempatan untuk bertemu lebih banyak orang, sehingga dapat mempererat hubungan sosial di masyarakat.
3. Bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat
Idulfitri menjadi momen yang sangat tepat untuk mengunjungi orang tua, saudara, dan kerabat. Silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan.
4. Saling memaafkan
Salah satu inti dari Idulfitri adalah kembali suci. Oleh karena itu, saling memaafkan menjadi amalan yang sangat dianjurkan, sebagai bentuk keikhlasan untuk membersihkan hati dari kesalahan dan memperbaiki hubungan dengan sesama.
5. Bersedekah
Selain zakat fitrah yang wajib, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah di hari raya. Berbagi makanan, memberikan hadiah kepada anak-anak, atau membantu orang yang membutuhkan dapat menambah keceriaan di hari raya.
Demikianlah penjelasan lengkap terkait niat dan cara sholat Idulfitri makmum yang benar, lengkap dengan sunnah sebelum dan sesudah sholat. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas