- Warga Muhammadiyah merayakan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026 di Indonesia.
- Ada keringanan tidak Sholat Jumat bagi yang sudah menunaikan Sholat Id.
- Umat Muslim yang meninggalkan Sholat Jumat wajib menggantinya dengan Sholat Zuhur.
Suara.com - Seluruh umat Muslim Muhammadiyah di Indonesia tengah menyambut Hari Raya Idulfitri hari ini, Jumat 20 Maret 2026.
Banyak umat Muslim Muhammadiyah di Indonesia ini pun membagikan momen mereka sholat Id tadi pagi.
Karena Hari Raya Idulfitri muslim Muhammadiyah ini jatuh di hari Jumat, banyak orang mungkin bertanya-tanya mereka yang sudah menunaikan ibadah sholat Id tetap wajib sholat Jumat atau tidak.
Aturan Sholat Jumat Saat Idulfitri
Secara umum, terdapat keringanan atau rukhshoh bagi mereka yang sudah melaksanakan sholat Id di pagi hari untuk tidak mengikuti sholat Jumat.
Namun, bukan berarti umat Muslim yang telah sholat Idulfitri hari ini boleh meninggalkan seluruh ibadah wajib begitu saja.
![Ilustrasi sholat jumat. Hukum terlambat sholat Jumat. [pexels/Rayn L]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/22/76866-ilustrasi-sholat-jumat.jpg)
Meskipun tak wajib melaksanakan sholat Jumat, umat Muslim yang telah menunaikan ibadah sholat Idulfitri tetap wajib melaksanakan sholat Zuhur.
Dilansir dari NU Online, hal ini didasarkan pada hadis riwayat Abu Dawud, di mana Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh telah berkumpul pada hari kalian ini dua hari raya. Maka barangsiapa berkehendak (sholat Id), cukuplah baginya sholat Id itu, tak perlu sholat Jumat lagi. Dan sesungguhnya kami akan mengerjakan Jumat."
Meski ada hadis tersebut, para ulama dari berbagai mazhab memiliki rincian pendapat yang berbeda-beda:
• Mazhab Syafi'i & Maliki: Tetap mewajibkan sholat Jumat bagi penduduk yang tinggal dekat dengan masjid atau di area perkotaan. Keringanan hanya diberikan kepada orang pedalaman yang jarak rumahnya sangat jauh dari lokasi sholat Id, sehingga sulit jika harus bolak-balik.
• Mazhab Hambali: Memberikan pilihan. Bagi siapa saja yang sudah sholat Id, kewajiban Jumatnya gugur dan boleh diganti dengan sholat Zuhur. Namun, tetap ikut sholat Jumat hukumnya lebih utama.
• Mazhab Hanafi: Tetap mewajibkan keduanya tanpa kecuali. Bagi mazhab ini, sholat Id dan sholat Jumat adalah dua ibadah berbeda yang masing-masing berdiri sendiri.
Di Indonesia, mayoritas ulama Syafi'iyah berpendapat bahwa karena akses ke masjid saat ini sudah sangat mudah, maka alasan tak sholat Jumat karena jarak jauh sulit diberlakukan.
Karena itu, sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk tetap melaksanakan sholat Jumat demi menjaga keberlangsungan ibadah berjamaah, mengikuti contoh Rasulullah SAW yang tetap melaksanakan sholat Jumat meski memberikan keringanan bagi orang lain.
Intinya, jika Anda memilih untuk mengambil keringanan tidak sholat Jumat, Anda tetap wajib sholat Zuhur di rumah.