Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:50 WIB
Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri
Ilustrasi ketupat (Unsplash)

Suara.com - Setelah perayaan Idulfitri usai, sebagian masyarakat, khususnya di Pulau Jawa masih memiliki satu tradisi yang tak kalah meriah, yaitu Lebaran Ketupat. “Lebaran” ini dirayakan di tanggal 8 Syawal, atau satu minggu setelah Idulfitri. Tahun ini, lebaran ketupat jatuh pada tanggal berapa?

Lebaran Ketupat dirayakan pada hari ke-8 bulan Syawal. Penentuan waktu ini bukan tanpa alasan. Lebaran Ketupat berkaitan erat dengan anjuran menjalankan puasa Syawal selama enam hari, yang biasanya dilakukan mulai tanggal 2 hingga 7 Syawal.

Setelah menyelesaikan puasa tersebut, masyarakat kemudian merayakannya dengan Lebaran Ketupat pada hari berikutnya. Sebagai contoh, jika Idulfitri jatuh pada hari Senin, maka Lebaran Ketupat biasanya dirayakan pada hari Senin berikutnya, setelah rangkaian puasa Syawal selesai dilakukan.

Tahun ini, kemungkinan besar akan ada dua versi lebaran, yakni Muhammadiyah pada 20 Maret besok, dan pemerintah yang menetapkan lebaran kemungkinan pada 21 Maret.

Jika merayakan Idulfitri pada 20 Maret, maka lebaran ketupat akan jatuh pada 27 Maret. Namun, apabila memilih versi lebaran pada 21 Maret, lebaran ketupat bisa dirayakan pada 28 Maret.

Tradisi yang Berakar dari Dakwah Wali Songo

Lebaran Ketupat memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan dakwah para Wali Songo di Pulau Jawa. Salah satu tokoh yang sering dikaitkan dengan tradisi ini adalah Sunan Kalijaga, yang dikenal menggunakan pendekatan budaya dalam menyebarkan ajaran Islam.

Melalui tradisi ketupat, ajaran Islam disampaikan dengan cara yang lebih mudah diterima masyarakat. Ketupat bukan sekadar makanan, melainkan simbol filosofis yang mengandung pesan moral dan spiritual. Kata “ketupat” atau “kupat” dalam bahasa Jawa sering diartikan sebagai “ngaku lepat” atau mengakui kesalahan. Hal ini selaras dengan semangat Idulfitri, yaitu saling memaafkan dan kembali ke fitrah.

Lebaran Ketupat tidak bisa dilepaskan dari makna simbolik yang terkandung dalam bentuk dan bahan pembuatannya. Anyaman daun kelapa muda (janur) yang membungkus ketupat melambangkan kompleksitas kesalahan manusia.

Sementara itu, ketika ketupat dibelah, terlihat nasi putih di dalamnya yang melambangkan kesucian hati setelah memohon maaf. Proses memasak ketupat yang cukup lama juga mencerminkan perjalanan spiritual manusia dalam mencapai kesabaran dan keikhlasan. Selain itu, bentuk ketupat yang saling terkait juga menggambarkan pentingnya hubungan sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Perayaan Lebaran Ketupat biasanya diisi dengan berbagai kegiatan seperti silaturahmi, makan bersama, hingga acara adat di beberapa daerah. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur, misalnya, masyarakat sering mengadakan kenduri atau selamatan dengan menyajikan ketupat dan lauk-pauk khas.

Di beberapa daerah pesisir, tradisi ini bahkan dirayakan dengan festival atau arak-arakan yang meriah. Hal ini menunjukkan bahwa Lebaran Ketupat bukan hanya tradisi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Momen ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarwarga, terutama setelah sebagian orang kembali dari kampung halaman usai mudik Idulfitri.

Di tengah perubahan gaya hidup menjadi lebih modern, Lebaran Ketupat tetap bertahan sebagai tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Meski tidak semua orang menjalankan puasa Syawal, banyak yang tetap merayakan Lebaran Ketupat sebagai bagian dari budaya dan kebersamaan.

Bahkan, pada era digital seperti sekarang, tradisi ini semakin dikenal luas melalui media sosial. Banyak orang membagikan momen Lebaran Ketupat mereka, mulai dari memasak ketupat hingga berkumpul bersama keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa Lebaran Ketupat bukan sekadar tradisi lama, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang terus beradaptasi dengan zaman.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:25 WIB

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin

6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:00 WIB

Terkini

5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan

5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:54 WIB

Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar

Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:48 WIB

7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem

7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:30 WIB

Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis

Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:10 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari

5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:20 WIB

5 Sunscreen di Indomaret Under Rp30 Ribu untuk Wajah Cerah dan Glowing

5 Sunscreen di Indomaret Under Rp30 Ribu untuk Wajah Cerah dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:02 WIB

Resep Steak Andalan yang Bisa Beri Kamu Kesempatan Belajar Masak di Le Cordon Bleu

Resep Steak Andalan yang Bisa Beri Kamu Kesempatan Belajar Masak di Le Cordon Bleu

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:37 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe di Alfamart dengan Harga Terjangkau

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe di Alfamart dengan Harga Terjangkau

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:30 WIB

5 Sepatu Sekolah Anak Diskon di Sports Station, Brand Terkenal Mulai Rp170 Ribuan

5 Sepatu Sekolah Anak Diskon di Sports Station, Brand Terkenal Mulai Rp170 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:15 WIB

10 Promo Makanan dan Minuman 5.5, Diskon HokBen hingga Marugame Sayang Dilewatkan

10 Promo Makanan dan Minuman 5.5, Diskon HokBen hingga Marugame Sayang Dilewatkan

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:50 WIB