- Kadar kolesterol jahat sering melonjak akibat menu bersantan dan berlemak Lebaran.
- Hindari sembilan makanan pantangan seperti jeroan, gorengan, hingga daging olahan sekarang.
- Terapkan pola hidup aktif minimal 30 menit sehari untuk turunkan kolesterol.

Daging olahan mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 42%.
4. Kulit Ayam

Banyak yang suka ayam bagian ini, padahal kulit ayam adalah sumber lemak jenuh. Apalagi jika diolah dengan cara digoreng, kadar kalori dan kolesterolnya akan melonjak drastis.
5. Kuning Telur
![Ilustrasi kuning telur.[Pixabay.com/congerdesign]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/04/71501-ilustrasi-kuning-telurpixabaycomcongerdesign.jpg)
Meski kaya protein, satu butir kuning telur mengandung sekitar 186 mg kolesterol.
Angka ini sudah melebihi setengah dari batas maksimal harian yang disarankan, yakni sekitar 150-300 mg.
Jika ingin makan telur, batasi maksimal satu butir per hari.
6. Udang dan Sarden
![Foto ilustrasi udang beku [dibuat dengan meta AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/14/91601-foto-ilustrasi-udang-beku-dibuat-dengan-meta-ai.jpg)
Waspada bagi pencinta seafood. Dalam 100 gram udang mentah terdapat 189 mg kolesterol.
Begitu juga dengan sarden kalengan yang mengandung sekitar 40 mg kolesterol per ons, ditambah kadar garam (natrium) tinggi yang memicu hipertensi.
7. Makanan Manis

Kue khas Lebaran seperti nastar atau kastengel biasanya menggunakan banyak mentega yang tinggi lemak jenuh.
Selain itu, kandungan gulanya meningkatkan kadar trigliserida dalam darah.
8. Makanan Cepat Saji

Makanan ini adalah paket lengkap kolesterol jahat, lemak trans, dan gula tinggi.
Fast food berpotensi menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
9. Minuman Tinggi Gula
![Ilustrasi diskon sirup lebaran. [Dok Suara.com/AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/17/11625-ilustrasi-promo-sirup.jpg)
Konsumsi gula berlebih, yakni lebih dari 50 gram atau 4 sendok makan per hari dapat memicu peningkatan LDL dan menurunkan HDL.
Ganti minuman manis dengan air putih atau jus buah tanpa gula.
Gaya Hidup yang Harus Dihindari
Selain menjaga pola makan, penderita kolesterol tinggi juga wajib menjauhi kebiasaan buruk berikut:
- Merokok: Kandungan akrolein dalam rokok mempercepat penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) dan menurunkan kolesterol baik.
- Konsumsi Alkohol: Alkohol memicu kadar trigliserida yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.
- Malas Gerak (Mager): Jarang berolahraga membuat kolesterol menumpuk di darah. Disarankan untuk rutin berolahraga minimal 30 menit, 5 kali seminggu dengan jalan cepat, berenang, atau bersepeda.
Alih-alih digoreng, olahlah makanan dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.
Perbanyak konsumsi lemak sehat dari alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan untuk membantu menjaga kesehatan jantung Anda.