Suara.com - Berikut adalah beberapa efek samping makanan bersantan untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui.
Santan kelapa berasal dari buah kelapa dan sudah lama jadi bahan penting dalam berbagai masakan.
Rasanya yang gurih dengan sedikit manis, ditambah aromanya yang khas, membuat santan banyak disukai.
Apalagi saat perayaan hari besar seperti Lebaran (Idul Fitri), hampir semua hidangan terasa kurang lengkap tanpa santan.
Ya, santan menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Santan biasa dipakai dalam masakan atau minuman.
Bisa dikatakan, santan sebagai alternatif bebas susu sapi memiliki banyak keunggulan.
Santan jauh lebih mudah dicerna oleh banyak orang daripada susu sapi karena tidak mengandung gula susu laktosa.
Dan, seperti cairan lainnya, santan menghidrasi, yang sangat baik untuk sistem pencernaan Anda.
Jika tanpa pemanis, santan hanya mengandung sekitar 3 gram (g) karbohidrat per porsi 8 ons dan dapat menawarkan alternatif nabati yang kental dan lembut sebagai pengganti susu sapi.
Namun, mengonsumsi makanan atau minuman bersantan secara berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan.
Untuk lebih jelasnya, simak beberapa efek makanan bersantan untuk kesehatan yang bisa Anda jadikan rujukan untuk lebih berhati-hati.
Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan

1. Santan Bisa Bikin Kolesterol Naik
Masalah pertama adalah kandungan lemak dalam santan masak. Satu cangkir santan masak kalengan mengandung 48 g lemak per cangkir.
Meskipun kandungan lemak dalam berbagai merek minuman santan kemasan dapat bervariasi, produk yang mengandung 10 persen lemak telah dikaitkan dengan daya cerna yang lebih baik.