Suara.com - Hari Raya Idulfitri identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera.
Di Indonesia, menu Lebaran biasanya didominasi oleh makanan bersantan seperti opor ayam, rendang, gulai, hingga sambal goreng ati.
Hidangan-hidangan tersebut memiliki cita rasa gurih dan kaya rempah sehingga menjadi favorit banyak orang saat berkumpul bersama keluarga.
Namun, makanan bersantan umumnya mengandung lemak yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, hal ini dapat meningkatkan kadar kolesterol serta menyebabkan gangguan pencernaan.
Oleh karena itu, penting untuk tetap memperhatikan pola makan agar tubuh tetap sehat selama menikmati hidangan Lebaran.
Agar Anda tetap bisa menikmati berbagai makanan bersantan tanpa khawatir berlebihan, berikut 5 tips santap makanan bersantan saat Lebaran agar tetap sehat.

1. Batasi Porsi Makan
Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan saat Lebaran adalah dengan mengontrol porsi makan.
Meskipun hidangan bersantan terasa sangat menggoda, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Cobalah mengambil porsi secukupnya ketika makan opor ayam, rendang, atau gulai. Jika ingin mencicipi beberapa jenis makanan sekaligus, ambil dalam porsi kecil agar tidak terlalu banyak lemak yang masuk ke dalam tubuh.
Dengan mengatur porsi makan, Anda tetap dapat menikmati berbagai hidangan Lebaran tanpa membuat tubuh merasa terlalu kenyang atau tidak nyaman.
2. Seimbangkan dengan Sayur dan Buah
Hidangan Lebaran sering kali didominasi oleh makanan berlemak dan tinggi kalori. Oleh karena itu, penting untuk menyeimbangkannya dengan konsumsi sayur dan buah.
Sayuran seperti lalapan, sayur asem, atau tumis sayur dapat membantu memberikan serat yang baik untuk pencernaan.
Selain itu, buah-buahan seperti pepaya, jeruk, atau semangka juga dapat membantu tubuh terasa lebih segar setelah menyantap makanan berat.