- Libur Lebaran sering membuat tubuh lelah dan pencernaan terganggu akibat makanan berlemak, manis, dan pedas.
- Bertemu banyak orang dan perjalanan jauh juga meningkatkan risiko sakit.
- Kenali gejala sejak dini dan pelajari cara sederhana menjaga kesehatan setelah Lebaran.
Suara.com - Libur Lebaran memang menyenangkan, tapi sering meninggalkan efek pada kesehatan. Setelah beberapa hari makan banyak makanan berlemak, manis, dan pedas, ditambah kelelahan karena perjalanan mudik dan silaturahmi, tubuh bisa langsung terasa tidak nyaman.
Perubahan pola makan dari puasa ke Lebaran secara tiba-tiba membuat sistem pencernaan dan daya tahan tubuh kaget. Bertemu banyak orang juga meningkatkan risiko tertular virus. Ditambah kurang tidur dan dehidrasi saat perjalanan, tubuh jadi lebih mudah sakit.
Akibatnya, beberapa keluhan kesehatan sering muncul beberapa hari setelah Lebaran. Mengenali gejala sejak awal penting agar tidak bertambah parah. Berikut adalah penyakit-penyakit yang paling sering muncul pasca Lebaran, beserta penyebab dan cara sederhana mengatasinya.

1. Diare
Diare menjadi keluhan nomor satu setelah Lebaran. Makanan bersantan, pedas, atau yang kebersihannya kurang terjaga memicu iritasi usus. Gejalanya berupa buang air besar cair lebih dari tiga kali sehari, perut mulas, dan kadang mual. Jika dibiarkan, tubuh bisa kekurangan cairan.
2. Maag atau Asam Lambung Naik
Perut yang biasa kosong selama puasa tiba-tiba dipenuhi makanan berat. Hasilnya, asam lambung naik dan menimbulkan sakit maag. Rasa panas di dada, mual, dan kembung sering muncul. Orang yang sudah punya riwayat maag kronis biasanya paling cepat kambuh.
3. Flu, Pilek, atau ISPA
Banyaknya orang berkumpul di satu tempat memudahkan virus menyebar. Ditambah tubuh lelah dan sering berada di ruangan ber-AC, infeksi saluran pernapasan atas jadi mudah menyerang. Hidung tersumbat, batuk, demam ringan, dan tenggorokan sakit adalah tanda-tandanya.
4. Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi
Makanan Lebaran yang tinggi garam dan lemak membuat tekanan darah melonjak. Kepala pusing, bahu pegal, dan dada terasa berat sering dialami. Bagi penderita hipertensi lama, kondisi ini bisa sangat berbahaya jika tidak dikontrol.
5. Kolesterol dan Gula Darah Tinggi
Konsumsi rendang, opor, kue kering, dan minuman manis berlebihan langsung meningkatkan kadar kolesterol dan gula dalam darah. Meski tidak langsung terasa, lama-lama bisa memicu kelelahan, mata kabur, atau bahkan komplikasi bagi penderita diabetes.
6. Dehidrasi dan Kelelahan
Perjalanan mudik yang panjang, kurang minum air, plus cuaca panas membuat tubuh kekurangan cairan. Gejala berupa pusing, lemas, bibir kering, dan sulit konsentrasi. Kondisi ini sering menyertai penyakit lain sehingga tubuh terasa sangat lelah setelah libur.