Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Liberty Jemadu

Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
Keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta pengendalian harga di pasar. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Pertanian menyatakan stok pangan nasional tercukupi dan harga stabil menjelang Idulfitri 1447 H (2026).
  • Stok beras nasional sangat kuat, mencapai sekitar 28 juta ton, didukung panen raya pada Maret 2026.
  • Beberapa komoditas utama seperti beras, cabai, dan daging ayam menunjukkan kondisi surplus berdasarkan neraca pangan.

Suara.com - Stok pangan nasional dalam kondisi cukup dan harga tetap stabil menjelang dan pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah demikian disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Ia mengeklaim kondisi ini membuat momentum Lebaran 2026 menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak, mulai dari petani sebagai produsen, pedagang sebagai pelaku distribusi, hingga konsumen sebagai masyarakat luas.

Menurut Amran, keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta pengendalian harga di pasar.

“Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum karena harga hasil panennya baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau. Itulah tujuan pemerintah menjaga pangan,” ujar Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (22/3/2026).

Mengulas komoditas beras, Amran menjelaskan bahwa posisi stok nasional sangat kuat. Cadangan Beras Pemerintah di gudang Bulog saat ini sekitar 4,09 juta ton, beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.

Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton atau setara ketahanan pangan hingga sekitar 11 bulan ke depan.

Produksi beras nasional juga menunjukkan tren peningkatan. Panen raya di berbagai daerah sedang menunjukkan geliat hasil yang menggembirakan mengingat Maret 2026 merupakan saat di mana panen raya terjadi. Peningkatan produksi ini memperkuat stok nasional sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

“Produksi kita meningkat, panen raya terjadi di banyak daerah, Februari Maret dan April banyak panen di berbagai daerah, sehingga stok beras nasional sangat kuat. Produksi kita sudah berada di atas kebutuhan konsumsi nasional,” ujar Mentan Amran.

Dengan kebutuhan beras nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan dan produksi bulanan berada di kisaran 2,6 hingga 5,7 juta ton, kondisi beras nasional berada dalam posisi surplus.

baca juga

Amran juga menyampaikan bahwa berdasarkan neraca pangan nasional hingga April 2026, sejumlah komoditas strategis berada dalam kondisi surplus. Tercatat Beras dengan ketersediaan 27,5 juta ton, kebutuhan 10,3 juta ton, maka neracarnya surplus 17,2 juta ton.

Untuk cabai rawit, ketersediaan 409 ribu ton, kebutuhan 304 ribu ton, maka kondisi surplus 105 ribu ton. Begitupun untuk daging ayam, dengan ketersediaan 2,07 juta ton, kebutuhan 1,34 juta ton, angka surplus 727 ribu ton. Komoditas bawang merah ketersediaannya 479 ribu ton, kebutuhan 422 ribu ton kondisi surplus 57 ribu ton.

Selain itu, neraca cabai nasional pada Maret juga mengalami surplus produksi, dengan cabai rawit merah surplus sekitar 46.868 ton dan cabai besar surplus sekitar 8.282 ton. Kondisi ini membuat harga cabai mulai stabil dan cenderung menurun di pasar.

“Kalau produksi surplus dan distribusi lancar, maka harga akan stabil. Itu yang kita jaga terus, dari hulu sampai hilir,” kata Mentan Amran.

Amran menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga keseimbangan harga agar petani tidak rugi dan masyarakat tetap mendapatkan harga pangan yang terjangkau.

“Harga pangan tidak boleh terlalu tinggi karena memberatkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh terlalu rendah karena merugikan petani. Pemerintah harus menjaga keseimbangan itu,” tegasnya.

Pengawasan harga dilakukan bersama lintas sektor untuk mencegah penimbunan dan permainan harga, khususnya pada momentum Ramadan dan Idulfitri.

Amran menyampaikan bahwa kondisi pangan nasional yang kuat dan harga yang stabil membuat Idulfitri 1447 H menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak dalam rantai pangan nasional.

“Lebaran tahun ini kita syukuri bersama. Produksi baik, stok cukup, harga stabil. Petani tetap berproduksi, pedagang bisa berdagang, masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau. Lebaran tahun ini adalah kemenangan untuk semua, selamat merayakan Idulfitri, berkah untuk semua" tutup Amran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB

Klaim Mendag Busan: Pedagang Mudik, Harga Pangan Tetap Adem di Pasar Rawasari

Klaim Mendag Busan: Pedagang Mudik, Harga Pangan Tetap Adem di Pasar Rawasari

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 12:27 WIB

Sidak Pasar Rawasari, Mendag Busan Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran

Sidak Pasar Rawasari, Mendag Busan Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 09:08 WIB

Lebih Bahaya dari Harga Pangan: Ancaman Krisis Air yang 'Disembunyikan' Selama Ramadan

Lebih Bahaya dari Harga Pangan: Ancaman Krisis Air yang 'Disembunyikan' Selama Ramadan

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 16:34 WIB

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:31 WIB

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:28 WIB

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Sumsel | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

×