Halal Bihalal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Asal-Usulnya

Farah Nabilla

Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:01 WIB
Halal Bihalal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Asal-Usulnya
Tradisi halal bihalal. [Dok. Website Muhamamdiya]
baca 10 detik
  • Halal bihalal umumnya dilaksanakan setelah Idulfitri, bisa dimulai hari pertama Lebaran hingga beberapa minggu ke depan.
  • Tradisi ini berakar dari Indonesia, dipopulerkan KH Wahab Chasbullah kepada Presiden Soekarno pada tahun 1948.
  • Inti kegiatan halal bihalal adalah saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menjaga kebersamaan sosial dalam lingkup luas.

Suara.com - Setelah merayakan Idulfitri, masyarakat Indonesia biasanya langsung disibukkan dengan agenda silaturahmi. Mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga menghadiri acara di lingkungan kerja, semua terasa lekat dengan satu tradisi yang khas yaitu halal bihalal.

Namun di tengah kesibukan itu, masih banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya halal bihalal sebaiknya dilakukan kapan?

Pertanyaan ini wajar muncul, mengingat tidak semua orang bisa langsung bertemu di hari pertama Lebaran. Ada yang baru sempat berkumpul beberapa hari kemudian, bahkan ada pula yang menunggu jadwal di kantor atau komunitas.

Halal Bihalal Dilakukan Kapan?

Secara umum, halal bihalal memang dilakukan setelah Idulfitri, dimulai sejak hari pertama Lebaran. Biasanya, momen ini diawali dengan salat Id, lalu dilanjutkan dengan saling bermaafan bersama keluarga inti. Suasana hangat dan penuh haru inilah yang menjadi inti dari halal bihalal.

Meski begitu, tidak ada aturan baku yang mengikat soal waktunya. Dalam praktiknya, halal bihalal bisa berlangsung cukup panjang, bahkan hingga beberapa minggu setelah Lebaran. Di lingkungan keluarga besar, acara ini lazim dilakukan hingga hari ketiga atau keempat.

Sementara di lingkungan masyarakat dan perkantoran, halal bihalal sering digelar setelah aktivitas kembali normal.

Karena itu, selama masih berada dalam suasana bulan Syawal, halal bihalal tetap dianggap relevan untuk dilakukan. Fleksibilitas inilah yang membuat tradisi ini tetap hidup dan mudah diikuti oleh berbagai kalangan.

Lebih dari sekadar waktu pelaksanaan, halal bihalal memiliki makna yang mendalam. Tradisi ini bukan hanya soal berkumpul, tetapi juga menjadi momen untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. Dalam kehidupan sosial yang dinamis, kesempatan seperti ini tentu sangat berharga.

baca juga

Halal bihalal juga menjadi sarana mempererat silaturahmi. Tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga antar tetangga, teman, hingga rekan kerja. Dari sinilah tercipta kembali rasa kebersamaan yang mungkin sempat memudar karena kesibukan sehari-hari.

Asal-Usul Halal Bihalal

Menariknya, tradisi halal bihalal bukan berasal dari Timur Tengah, melainkan tumbuh dari budaya Indonesia sendiri. Sejarah mencatat, istilah ini mulai populer pada masa awal kemerdekaan.

Salah satu tokoh penting di balik lahirnya tradisi ini adalah KH Wahab Chasbullah. Pada tahun 1948, ia mengusulkan konsep halal bihalal kepada Presiden Soekarno sebagai cara meredakan ketegangan politik di Indonesia saat itu.

Melalui gagasan tersebut, Presiden Soekarno kemudian mengundang para tokoh bangsa ke Istana Negara untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan saling memaafkan. Dari sinilah halal bihalal mulai dikenal luas dan berkembang menjadi tradisi nasional yang terus dilestarikan hingga kini.

Seiring waktu, halal bihalal juga diadopsi oleh berbagai organisasi masyarakat, termasuk Muhammadiyah. Di lingkungan Muhammadiyah, halal bihalal tetap dilakukan, namun dipahami sebagai bagian dari hubungan sosial, bukan ritual ibadah khusus dalam Islam.

Biasanya, halal bihalal di Muhammadiyah dikemas dalam bentuk pengajian atau silaturahmi yang diisi dengan tausiah. Intinya tetap sama, yakni mempererat ukhuwah dan saling memaafkan, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama.

Pada akhirnya, halal bihalal bukan soal kapan tepatnya dilakukan, melainkan tentang makna yang dibawa di dalamnya. Selama masih dalam semangat Lebaran dan bulan Syawal, tradisi ini bisa menjadi momen berharga untuk membuka lembaran baru, memperbaiki hubungan, dan memperkuat kebersamaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Hukum Merayakannya Menurut Islam

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Hukum Merayakannya Menurut Islam

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:58 WIB

Contoh Teks MC Halalbihalal di Sekolah, Singkat dan Khidmat

Contoh Teks MC Halalbihalal di Sekolah, Singkat dan Khidmat

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:07 WIB

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:05 WIB

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:36 WIB

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:26 WIB

Identik dengan Maaf-Maafan, Ini Makna Asli Idulfitri yang Jarang Disadari

Identik dengan Maaf-Maafan, Ini Makna Asli Idulfitri yang Jarang Disadari

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:15 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×