5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 03 April 2026 | 19:10 WIB
5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya
5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Seberapa (freepik)
baca 10 detik
  • Pemerintah Thailand melarang pegawai naik lift, sementara Mesir mematikan lampu ibu kota lebih awal.
  • Sri Lanka dan Myanmar menetapkan hari Rabu sebagai libur resmi guna menekan penggunaan energi.
  • Eropa menggabungkan aturan kerja dari rumah dengan batasan ketat kecepatan kendaraan di jalan raya.

Alih-alih membiarkan instansi memilih hari WFH sendiri, Sri Lanka dan Myanmar punya kesepakatan tak tertulis yang unik: memukul rata hari Rabu sebagai hari tanpa mobilitas.

Di Sri Lanka, hari Rabu resmi jadi tambahan hari libur untuk sekolah, universitas, hingga kantor pemerintah.

Sementara di Myanmar, pejabat publiknya diwajibkan WFH spesifik di pertengahan minggu tersebut. Memotong mobilitas tepat di tengah-tengah hari kerja dinilai efektif menekan konsumsi BBM secara drastis.

4. Pakistan: Pangkas Hari Kerja dan Tutup Paksa Sekolah

Pakistan mengambil langkah darurat yang paling ekstrem. Bukan cuma WFH parsial, Perdana Menteri Shehbaz Sharif nekat memangkas sistem kerja menjadi hanya 4 hari dalam seminggu untuk sektor publik dan swasta.

Tidak berhenti di situ, seluruh sekolah dan kampus se-Pakistan ditutup total selama dua minggu dan dipaksa kembali ke sistem belajar online era pandemi.

Kebijakan ini benar-benar menyapu bersih jalanan dari kendaraan antar-jemput anak sekolah.

5. Uni Eropa: WFH Plus Dilarang Keras Ngebut

Negara-negara Uni Eropa punya pendekatan yang sangat metodis. Mereka mengawinkan anjuran WFH dengan aturan ketat di jalan tol.

baca juga

Bagi warga yang terpaksa harus keluar rumah, Komisioner Eropa meminta mereka mengurangi batas kecepatan maksimal di jalan raya sebesar 10 km/jam.

Secara teknis otomotif, mengemudi dengan kecepatan lebih lambat dan konstan memang terbukti membakar bahan bakar jauh lebih sedikit.

Warga juga didorong kuat untuk melakukan carpooling (nebeng satu mobil bersama) ketimbang bawa mobil sendiri-sendiri.

Melihat ragam kebijakan di atas, WFH 1 hari dalam sepekan yang diterapkan Indonesia terasa jauh lebih longgar.

Strategi "di luar nurul" dari negara-negara seperti Thailand dan Mesir membuktikan bahwa krisis BBM global ini membutuhkan pengorbanan ekstra dari aktivitas harian yang selama ini kita anggap sepele.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:57 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:58 WIB

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Malang | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:40 WIB

×