-
Di tengah ketidakpastian ekonomi, perubahan gaya hidup, hingga risiko tak terduga seperti sakit atau kehilangan penghasilan, cara masyarakat mengelola keuangan ikut mengalami pergeseran.
-
Perencanaan masa depan kini tak lagi hanya soal menabung atau berinvestasi, tetapi juga bagaimana melindungi diri dari potensi risiko yang bisa datang kapan saja.
-
Dalam konteks ini, asuransi semakin dipandang sebagai salah satu instrumen penting.
Suara.com - Di tengah ketidakpastian ekonomi, perubahan gaya hidup, hingga risiko tak terduga seperti sakit atau kehilangan penghasilan, cara masyarakat mengelola keuangan ikut mengalami pergeseran. Perencanaan masa depan kini tak lagi hanya soal menabung atau berinvestasi, tetapi juga bagaimana melindungi diri dari potensi risiko yang bisa datang kapan saja.
Dalam konteks ini, asuransi semakin dipandang sebagai salah satu instrumen penting. Bukan sekadar produk finansial, tetapi bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga dalam jangka panjang. Tanpa perlindungan yang memadai, satu kejadian tak terduga bisa mengganggu bahkan meruntuhkan rencana keuangan yang sudah disusun bertahun-tahun.
Sayangnya, tingkat literasi asuransi di Indonesia masih menjadi tantangan. Banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami manfaat proteksi, atau bahkan menunda karena merasa belum membutuhkan. Padahal, justru di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, kebutuhan akan perlindungan finansial menjadi semakin relevan.
Kesadaran ini jugalah yang mendorong para pelaku industri asuransi untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh PT Asuransi Jiwa Sequis Life yang baru saja meresmikan Sequis Center Medan di lokasi strategis, Jalan Jenderal Sudirman No. 12, Medan, pada Jumat (10/4).
Fasilitas baru ini dirancang sebagai pusat layanan terintegrasi yang tidak hanya melayani nasabah secara teknis, tetapi juga menjadi pusat edukasi. Sequis Life menghadirkan dua fasilitas utama:
- Regional Service Center (RSC): Pusat layanan tatap muka untuk konsultasi produk, pembayaran premi, hingga pengajuan klaim secara responsif.
- Regional Training Center (RTC): Wadah pelatihan bagi tenaga pemasar profesional untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat secara kompeten.
President Director & CEO Sequis Life, Ted Margono, menekankan bahwa tantangan ekonomi saat ini justru menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengevaluasi strategi keuangan mereka.
"Kami ingin membangun persepsi bahwa asuransi merupakan bagian penting dari perencanaan masa depan demi mewujudkan Better Tomorrow," ujarnya.

Memilih mitra perlindungan tentu harus melihat kredibilitas perusahaan. Per 28 Februari 2026, Sequis Life menunjukkan kinerja keuangan yang sangat sehat dengan Total Aset mencapai Rp23,2 triliun dan Rasio Tingkat Solvabilitas (RBC) sebesar 566%. Angka ini jauh melampaui standar regulasi, yang membuktikan kesiapan perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah, termasuk pembayaran klaim dan manfaat yang telah terealisasi sebesar Rp221,8 miliar pada periode tersebut.
Ekspansi untuk Akses yang Lebih Luas
Selain peresmian pusat layanan, perluasan jalur distribusi juga dilakukan melalui pembukaan kantor pemasaran THE MUSKETEERS 21 dan 21A di wilayah Medan Timur. Langkah ekspansi ini menegaskan komitmen perusahaan untuk mempermudah akses solusi proteksi bagi keluarga Indonesia.
Perencanaan masa depan adalah tentang mengambil keputusan hari ini untuk melindungi hari esok. Dengan kehadiran fasilitas fisik yang mudah diakses dan tenaga pemasar yang profesional, masyarakat kini memiliki rekan strategis untuk memastikan setiap risiko finansial dapat dimitigasi dengan bijak, membawa ketenangan pikiran bagi orang-orang yang paling berarti.