Di Tengah Derasnya Fast Fashion, Novia Arifin Memilih Melambat dengan Pilihan Slow Fashion

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 April 2026 | 10:32 WIB
Di Tengah Derasnya Fast Fashion, Novia Arifin Memilih Melambat dengan Pilihan Slow Fashion
Foto profil Novia (Instagram/@ceritanupi)

Suara.com - Hari Kartini sering datang dengan cara yang srupa: kebaya terbaik, unggahan foto, dan diskusi tentang emansipasi. Tapi di tengah semua itu, ada pertanyaan lain yang jarang diajukan—apa arti menjadi perempuan hari ini, di saat bumi sedang tidak baik-baik saja?

Bagi Novia Arifin, jawabannya tidak datang dari apa yang dikenakan, melainkan dari apa yang dipilih untuk tidak dilakukan.

Sudah lima tahun ia tidak membeli baju baru. Keputusan itu terdengar sederhana, tapi tidak mudah dijalani di tengah tren fesyen yang bergerak cepat.

Lewat akun Instagram @ceritanupi, Novia perlahan membagikan pilihan hidupnya, memakai kembali pakaian lama, mengurangi konsumsi, dan menolak dorongan untuk terus membeli.

Di rumahnya, lemari bukan lagi tempat mengejar tren. Ia justru menjadi ruang untuk mengingat: bahwa apa yang sudah dimiliki, sebenarnya masih cukup.

Bersama suaminya, Yobel, Novia menjalani prinsip slow fashion. Mereka tidak hanya bicara, tapi mempraktikkan. Bahkan untuk momen khusus seperti Imlek, mereka memilih mengenakan pakaian lama yang sudah ada.

“Sumber daya bumi terbatas,” kata Yobel suatu waktu.

Fast fashion merusak lingkungan dan juga manusia di balik produksinya.”

Pilihan itu bukan tanpa godaan. Suatu hari, sebuah jenama fast fashion besar menawarkan kerja sama kepada Novia—sebuah kampanye bertema keberlanjutan. Tawaran yang, bagi banyak orang, mungkin sulit ditolak. Tapi Novia berhenti sejenak.

baca juga

“Masa iya aku terima, sementara selama ini aku bicara soal dampak fast fashion?” pikirnya.

Ia menolak. Keputusan itu bukan soal idealisme semata, tapi soal konsistensi. Novia percaya, di tengah derasnya media sosial, banyak brand terjebak dalam greenwashing—mengemas citra ramah lingkungan tanpa benar-benar mengubah praktiknya.

Di sisi lain, dampaknya nyata. Pakaian yang dibuang berakhir di sungai, menumpuk di TPA, atau dibakar. Limbah tekstil terus bertambah, jauh lebih cepat daripada kesadaran untuk menguranginya.

Itulah yang membuat Novia memilih bertahan. Dalam kesehariannya, pilihan-pilihan kecil terus ia jaga. Menggunakan produk berbahan alami. Membawa wadah sendiri saat berbelanja. Hal-hal yang terlihat merepotkan, tapi ia anggap sebagai bentuk tanggung jawab.

Lewat kontennya, Novia tidak berusaha menggurui. Ia hanya mengajak: untuk mulai lebih kritis—pada apa yang dibeli, pada brand yang diikuti, juga pada narasi yang dipercaya.

“Sudah saatnya kita jadi masyarakat yang lebih pintar memilih,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:48 WIB

Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern

Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern

Entertainment | Sabtu, 04 April 2026 | 20:18 WIB

Fast Fashion Picu Limbah, Bisakah Cost Per Wear Jadi Solusi Belanja Lebih Bijak?

Fast Fashion Picu Limbah, Bisakah Cost Per Wear Jadi Solusi Belanja Lebih Bijak?

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 13:47 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×