Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 23 April 2026 | 11:43 WIB
Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo
Luky Alfirman (bankmandiri.co.id)
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya secara mengejutkan mencopot Luky Alfirman dari posisi Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu.
  • Luky Alfirman memiliki rekam jejak panjang selama hampir 30 tahun di Kementerian Keuangan.
  • LHKPN mencatat kekayaan bersih Luky Alfirman menembus angka Rp52 miliar tanpa beban utang.

Suara.com - Gebrakan Menkeu Purbaya di Kementerian Keuangan memakan korban seorang pejabat senior yang sangat loyal.

Keputusan memberhentikan seorang dirjen strategis membuat profil Luky Alfirman mendadak jadi sorotan utama publik.

Padahal, birokrat andal ini memiliki rekam jejak pengabdian hampir tiga dekade sejak era lampau. Ia bahkan tercatat memiliki laporan harta kekayaan fantastis yang bersih dari utang sepeserpun.

Hal ini memunculkan teka-teki mengenai alasan pasti di balik perombakan elite tersebut. Publik tentu penasaran dengan sepak terjang sosok yang sebelumnya dikenal sebagai penjaga gawang anggaran negara ini.

Keputusan pemberhentian ini telah dikonfirmasi dan langsung ditindaklanjuti secara cepat oleh kementerian. Roda birokrasi dipastikan tidak akan terganggu oleh kekosongan kursi pimpinan yang ditinggalkannya.

"Sudah dikasih Plh (Pelaksana Harian) sekarang. Sudah dari kemarin sore aktif," tegas Purbaya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Profil Luky Alfirman, Insinyur ITB yang Menyeberang ke Jalur Ekonomi

Dirjen Anggaran Kemenkeu, Luky Alfirman saat konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (20/11/2025). [Screenshot YouTube Kemenkeu]
Dirjen Anggaran Kemenkeu, Luky Alfirman saat konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (20/11/2025). [Screenshot YouTube Kemenkeu]

Lahir di Bandung pada 27 Maret 1970, Luky Alfirman awalnya tidak memiliki latar belakang pendidikan keuangan. Ia justru sukses merengkuh gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1994.

Namun, jalan hidupnya berbelok ketika ia memutuskan melanjutkan pendidikan tinggi ke Amerika Serikat. Ia berhasil menyabet gelar master hingga Ph.D di bidang ekonomi dari University of Colorado.

baca juga

Tiga Dekade Mengabdi Berujung Evaluasi

Perjalanan panjangnya berseragam abdi negara sejatinya telah dimulai sejak 1 Maret 1995 silam. Ia dengan sabar meniti tangga karier dari bawah di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Integritasnya teruji saat ia dilibatkan langsung dalam program reformasi dan modernisasi administrasi perpajakan nasional.

Kariernya terus merangkak naik secara pasti hingga ia dipercaya memimpin Badan Kebijakan Fiskal pada 2011.

Sempat menjabat sebagai Chief of Staff, ia lantas ditunjuk menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Puncaknya, ia dilantik sebagai Direktur Jenderal Anggaran pada 23 Mei 2025 lalu.

Tajir Melintir Tanpa Beban Utang

Selain karier mulusnya yang kini terhenti, publik juga menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya.

Dokumen periodik 2024 itu menunjukkan akumulasi nominal fantastis yang mencapai angka Rp52,2 miliar.

Menariknya, dalam laporan kekayaan tersebut sama sekali tidak ditemukan catatan kewajiban utang. Fakta ini seakan membuktikan kemampuannya mengelola finansial pribadi layaknya ia mengatur anggaran negara.

Sumber kekayaannya ternyata paling banyak didominasi oleh simpanan kas dan setara kas yang tembus Rp24,77 miliar. Ia juga menaruh pundi-pundi asetnya pada instrumen surat berharga senilai hampir Rp15 miliar.

Sektor properti rupanya turut menjadi lahan investasi favoritnya dengan total nilai mencapai Rp11 miliar. Ia tercatat memiliki tiga bidang tanah dan bangunan berlokasi strategis di kawasan Jakarta Selatan serta Bandung.

Sementara itu, isi garasinya terbilang cukup wajar dengan koleksi empat unit mobil senilai Rp640 juta.

Sisa kekayaannya tersebar dalam wujud harta bergerak lainnya sebesar Rp203 juta dan harta lainnya sejumlah Rp612 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Usul Pajak di Selat Malaka, Malaysia-Singapura: Jangan Berani-berani!

Menkeu Purbaya Usul Pajak di Selat Malaka, Malaysia-Singapura: Jangan Berani-berani!

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:48 WIB

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:44 WIB

Mau Tiru Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal di Selat Malaka: Lumayan Kan?

Mau Tiru Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal di Selat Malaka: Lumayan Kan?

Video | Rabu, 22 April 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×