Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi

Dinda Rachmawati

Selasa, 28 April 2026 | 10:02 WIB
Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi
Ilustrasi perempuan mengalami kram menstruasi (Unsplash/Curated Lifestyle)
baca 10 detik
  • Elvine Gunawan dan Maudy Ayunda menekankan pentingnya empati serta kehadiran tulus bagi perempuan saat sedang menjalani fase menstruasi.
  • Laurier meluncurkan kampanye "Comfort, Made Together" saat Hari Kartini untuk mengubah persepsi masyarakat dalam mendukung pengalaman emosional perempuan.
  • Gerakan HADIR diperkenalkan sebagai panduan praktis agar lingkungan sosial mampu memberikan dukungan yang lebih empatik, relevan, dan bermakna.

Suara.com - Saat menstruasi, banyak perempuan mengalami perubahan yang tidak hanya terasa secara fisik, tetapi juga emosional. Namun, realitas yang sering terjadi di sekitar kita justru menunjukkan bahwa pengalaman ini kerap diremehkan. 

Respons seperti “cukup minum air hangat” atau “istirahat saja” memang terdengar peduli, tetapi belum tentu menjawab kebutuhan emosional yang sebenarnya. Di sinilah muncul kesenjangan antara niat baik dan bentuk dukungan yang benar-benar bermakna.

Padahal, menstruasi bukan sekadar urusan individu. Cara keluarga, pasangan, hingga lingkungan kerja merespons sangat memengaruhi bagaimana perempuan menjalani fase ini. 

Dukungan yang tepat bukan hanya soal solusi praktis, tetapi juga tentang empati, hadir, mendengarkan, dan memahami tanpa menghakimi. Perspektif ini diperkuat oleh Elvine Gunawan, yang menekankan bahwa menstruasi melibatkan dinamika emosional yang nyata.

“Menstruasi bukan hanya pengalaman fisik, tetapi juga melibatkan dinamika emosional yang nyata. Banyak respons muncul secara otomatis karena kebiasaan atau budaya, namun tidak selalu membuat perempuan merasa dipahami. Padahal, dukungan sering kali dimulai dari hal sederhana, seperti mendengarkan, memahami, dan memvalidasi apa yang dirasakan,” jelasnya.

Dari “Minum Air Hangat” ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi (Dok. Laurier)
Dari “Minum Air Hangat” ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi (Dok. Laurier)

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa empati bukan sesuatu yang rumit, melainkan sikap sederhana yang sering terlewatkan. Mendengarkan tanpa menyela atau tidak buru-buru memberi solusi bisa menjadi bentuk dukungan yang jauh lebih berarti.

Pengalaman ini juga dirasakan langsung oleh Maudy Ayunda. Ia mengungkapkan bahwa respons yang terdengar “standar” belum tentu relevan dengan kebutuhan perempuan saat menstruasi.

“Sering kali kita mendengar respons yang sudah familiar, niatnya baik, tapi belum tentu sesuai dengan yang dibutuhkan. Dari pengalaman saya, hal sederhana seperti mendengarkan tanpa berasumsi atau benar-benar hadir itu sangat berarti,” ungkap Maudy.

Bagi Maudy, kehadiran yang tulus, tanpa asumsi atau penghakiman bisa membuat seseorang merasa jauh lebih dipahami. Ini menunjukkan bahwa perubahan kecil dalam cara kita merespons dapat memberikan dampak besar secara emosional.

baca juga

Berangkat dari pemahaman tersebut, penting untuk melihat bahwa kenyamanan saat menstruasi tidak bisa dibangun sendirian. Ia terbentuk dari lingkungan yang suportif, di mana empati menjadi dasar utama dalam berinteraksi. 

Ketika orang-orang di sekitar lebih peka, perempuan tidak hanya merasa didukung, tetapi juga lebih percaya diri menjalani aktivitas sehari-hari meski sedang menstruasi.

Kampanye Laurier: Mendorong Empati yang Lebih Nyata

Sebagai upaya mendorong perubahan ini, Laurier dari Kao Indonesia meluncurkan kampanye “Comfort, Made Together: Building a Supportive World Around Menstruation” bertepatan dengan momentum Hari Kartini.

Kampanye ini tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada perubahan cara pandang masyarakat terhadap menstruasi. Laurier memperkenalkan gerakan HADIR (paHAmi, DampIngi, Respons), yang mengajak semua orang untuk memberikan dukungan yang lebih empatik dan relevan.

President Director Kao Indonesia, Shoichi Hasegawa, menegaskan pentingnya peran lingkungan sosial dalam meningkatkan kualitas hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Cemas Jadi Percaya Diri, Perjalanan Ibu di Era Gen Z Berubah

Dari Cemas Jadi Percaya Diri, Perjalanan Ibu di Era Gen Z Berubah

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 09:06 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya

Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×