Taipan Negeri Naga Biru mendirikan perusahaan VinFast pada tahun 2017 dan segera mengikuti acara Paris Motor Show pada tahun 2018.
Saat ini, di atas lahan seluas 340 hektar, perusahaan tersebut sedang fokus membangun kerajaan bisnis baru di sektor otomotif. Upaya ini telah berhasil melahirkan tujuh model mobil listrik yang telah dipasarkan secara global, termasuk di Indonesia.
Apa Itu Green SM?
Green SM adalah layanan taksi listrik pertama dan terbesar di Vietnam (GSM - Green and Smart Mobility) yang berjalan sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik VinFast.
Layanan ini bertujuan untuk memberikan pilihan transportasi yang ramah lingkungan, modern, dan nyaman, serta saat ini sudah berkembang ke pasar internasional, termasuk Indonesia.
Green SM menggunakan mobil listrik VinFast, memberikan pengalaman perjalanan yang bebas emisi dan ramah lingkungan. Pendekatan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan mobil listrik dalam mengurangi polusi udara serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemesanan dilakukan melalui aplikasi, sehingga memudahkan pelanggan untuk mencari taksi dengan cepat. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur efektivitas aplikasi dalam meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan taksi.
Ada beberapa pilihan, seperti Green Now (pesan langsung), Green Car (premium), dan Green Eco (murah). Di Indonesia, Green SM beroperasi sebagai layanan taksi listrik dan diketahui bekerja sama dengan platform transportasi online seperti Gojek.
Pernyataan Resmi Green SM
Banyak orang mengeluh bahwa armada Green SM sering menimbulkan masalah, mulai dari tabrakan, tertabrak, belok tidak terencana, hingga kecelakaan sendirian.
Akun Instagram resmi Green SM Indonesia telah menutup kolom komentar. Akhirnya, tidak ada yang bisa mengungkapkan perasaan, kritik, atau kekecewaan secara langsung.
Namun sekitar tengah malam atau hari Selasa (28/4/2026) dini hari, Green SM Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut melalui akun Instagram mereka.
Berikut pernyataan resmi Green SM Indonesia di akun @id.greensm:
"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas.
Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.
Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan.
Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi."