Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 13:42 WIB
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?
Warga melihat kondisi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO//Darryl Ramadhan/app/agr]

Suara.com - Bagi pengguna commuterline (KRL), keberadaan gerbong khusus perempuan tentu sudah tidak asing lagi. Biasanya, gerbong ini ditandai dengan warna pink dan tulisan khusus, gerbong ini selalu berada di bagian paling depan dan paling belakang rangkaian kereta.

Namun, tidak sedikit penumpang yang bertanya-tanya, kenapa gerbong khusus perempuan justru ditempatkan di ujung, bukan di tengah? 

Pertanyaan ini bukan sekadar rasa penasaran, tetapi juga berkaitan dengan aspek keamanan, kenyamanan, dan efisiensi operasional transportasi publik. Terlebih, baru-baru ini terjadi tragedi kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

KA Argo Bromo Anggrek tujuan Stasiun Surabaya Pasar Turi itu menabrak pada bagian ujung rangkaian KRL yang diketahui merupakan gerbong khusus perempuan.

Lantas, mengapa gerbong khusus perempuan tidak diletakkan pada bagian tengah, melainkan pada bagian ujung rangkaian?

1. Memudahkan Akses Penumpang Perempuan

Penempatan gerbong khusus perempuan di ujung rangkaian dinilai untuk memudahkan akses, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, atau perempuan dengan kebutuhan khusus.

Dengan posisi di ujung, penumpang perempuan tidak perlu berdesakan masuk ke tengah rangkaian yang biasanya lebih padat. Selain itu, mereka juga bisa lebih cepat naik dan turun dari kereta. Dalam kondisi stasiun yang sangat ramai akses ini menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko berdesakan berlebihan. 

Penempatan ini juga memungkinkan penumpang yang berada di gerbong ujung untuk lebih cepat keluar saat kereta tiba di stasiun tujuan.

2. Pertimbangan Kondisi dan Desain Stasiun

Tidak semua stasiun memiliki akses yang merata di sepanjang peron. Banyak stasiun yang titik akses utamanya berada di bagian tertentu, sehingga penempatan gerbong perlu disesuaikan dengan kondisi tersebut.

Dengan menempatkan gerbong perempuan di ujung, operator KRL mempertimbangkan pola pergerakan penumpang di stasiun agar lebih terdistribusi. Hal ini membantu mengurangi penumpukan di satu titik tertentu dan membuat alur naik-turun penumpang lebih tertib.

3. Memudahkan Pengawasan

Gerbong khusus perempuan memiliki aturan khusus, sehingga membutuhkan pengawasan lebih. Penempatan di bagian ujung membuat petugas lebih mudah memantau dan mengontrol penumpang yang masuk ke gerbong tersebut.

Selain itu, posisi ini juga memudahkan penumpang mengenali lokasi gerbong dari kejauhan. Biasanya, tanda visual seperti warna dan tulisan akan terlihat lebih jelas ketika berada di ujung rangkaian, sehingga meminimalkan kesalahan masuk gerbong. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak Meski Ada Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak Meski Ada Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 13:39 WIB

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:37 WIB

Apa Tugas Raffi Ahmad? Ikut Tinjau Evakuasi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Apa Tugas Raffi Ahmad? Ikut Tinjau Evakuasi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:31 WIB

Terkini

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:44 WIB

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:56 WIB

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:25 WIB

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:18 WIB