Kenapa 1 Mei disebut Hari Buruh? Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya

Ruth Meliana

Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:54 WIB
Kenapa 1 Mei disebut Hari Buruh? Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya
ilustrasi Hari Buruh [ANTARA FOTO/Ardiansyah/YU]
baca 10 detik
  • Pekerja di Amerika Serikat menggelar mogok kerja massal pada 1 Mei 1886 menuntut delapan jam waktu kerja.
  • Tragedi Haymarket di Chicago memicu solidaritas global dan penetapan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional pada 1889.
  • Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional sejak 2013 untuk memperjuangkan hak-hak kesejahteraan para pekerja.

Suara.com - Setiap tanggal 1 Mei, jutaan pekerja di berbagai belahan dunia memperingati Hari Buruh Internasional atau yang lebih dikenal sebagai May Day.

Di Indonesia, hari ini menjadi momen libur nasional sejak 2013, di mana buruh dan pekerja turun ke jalan untuk menyuarakan hak-hak mereka. Namun, tahukah Anda mengapa tepatnya tanggal 1 Mei dipilih sebagai Hari Buruh?

Asal-usulnya bukan sekadar tradisi, melainkan berakar dari perjuangan panjang kelas pekerja melawan eksploitasi kerja di era Revolusi Industri.

Sebelum menjadi simbol perjuangan buruh, May Day awalnya adalah perayaan kuno di Eropa untuk menyambut musim semi di belahan bumi utara. Namun, pada abad ke-19, maknanya berubah total seiring berkembangnya industri besar di Amerika Serikat dan Eropa.

Saat itu, kondisi kerja sangat memprihatinkan. Para buruh sering bekerja hingga 12 hingga 18 jam sehari, enam atau tujuh hari seminggu, dengan upah rendah, tanpa jaminan keselamatan, dan minim perlindungan hukum.

Anak-anak pun tak jarang dieksploitasi di pabrik-pabrik. Kondisi ini memicu lahirnya gerakan serikat buruh yang menuntut perbaikan nasib.

Puncak perjuangan terjadi pada 1 Mei 1886. Lebih dari 300.000 hingga 400.000 pekerja di seluruh Amerika Serikat melakukan mogok kerja massal.

Tuntutan utama mereka sederhana namun revolusioner: delapan jam kerja, delapan jam istirahat, dan delapan jam untuk rekreasi atau keluarga ("Eight hours for work, eight hours for rest, eight hours for what we will").

Aksi ini didorong oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions yang pada 1884 telah menetapkan 1 Mei 1886 sebagai batas akhir penerapan hari kerja delapan jam. Gerakan ini mendapat dukungan luas dari organisasi seperti Knights of Labor.

baca juga

Di Chicago, pusat industri saat itu, aksi berlangsung paling besar. Demonstrasi awalnya damai, tetapi pada 4 Mei 1886, terjadi peristiwa tragis yang dikenal sebagai Tragedi Haymarket (Haymarket Affair).

Saat rapat protes di Haymarket Square untuk mendukung buruh yang mogok di pabrik McCormick Reaper, sebuah bom dilemparkan ke arah polisi. Ledakan itu menewaskan beberapa polisi dan sipil, disusul tembakan balasan yang menewaskan dan melukai puluhan orang.

Delapan pemimpin buruh (kebanyakan berhaluan anarkis) ditangkap dan diadili. Meski bukti keterlibatan mereka lemah, empat orang dieksekusi mati pada 1887, satu bunuh diri di penjara, dan sisanya dipenjara.

Peristiwa ini dianggap sebagai salah satu miscarriage of justice terbesar dalam sejarah Amerika. Tragedi Haymarket menjadi simbol pengorbanan buruh dan memicu gelombang solidaritas global.

Pada 1889, Kongres Sosialis Internasional Kedua di Paris menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional untuk memperingati perjuangan di Chicago dan menuntut pengurangan jam kerja menjadi delapan jam secara universal.

Sejak 1890, May Day dirayakan secara massal di banyak negara sebagai hari aksi dan solidaritas pekerja sedunia. Ironisnya, Amerika Serikat sendiri lebih memilih merayakan Labor Day pada September untuk menghindari konotasi radikal dari May Day.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh

25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:20 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Asal-usul Hari Buruh di Indonesia hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional, Sarat Perjuangan

Asal-usul Hari Buruh di Indonesia hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional, Sarat Perjuangan

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:52 WIB

×