Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar

Ruth Meliana

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:43 WIB
Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar
ilustrasi virus (freepik)
baca 10 detik
  • Tiga penumpang kapal MV Hondius meninggal dunia di Samudra Atlantik akibat dugaan infeksi virus hantavirus sejak Maret 2026.
  • Hantavirus menular melalui kontak dengan hewan pengerat dan tidak menyebar antarmanusia dengan mudah.
  • Pemerintah meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Suara.com - Dugaan wabah hantavirus menewaskan tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik menjadi viral di media sosial Indonesia.

Banyak netizen bertanya-tanya: Apakah wabah hantavirus ini sudah masuk ke Indonesia? Apakah ada risiko wabah besar di tanah air? Mari kita bahas secara faktual dan mendalam.

Apa yang Terjadi di Kapal Pesiar MV Hondius?

Kapal pesiar MV Hondius yang dioperasikan oleh Oceanwide Expeditions (berbendera Belanda) berangkat dari Ushuaia, Argentina, sekitar 20 Maret 2026, dengan sekitar 150-170 penumpang dan kru dari berbagai negara.

Pelayaran menuju Cape Verde di lepas pantai Afrika Barat ini melibatkan rute yang melewati Antartika dan Kepulauan Falkland.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas kesehatan Afrika Selatan, tiga orang meninggal dunia akibat dugaan infeksi hantavirus. Korban termasuk pasangan suami-istri asal Belanda berusia 70 dan 69 tahun, serta satu orang lainnya.

Setidaknya satu hingga dua kasus telah terkonfirmasi positif hantavirus melalui laboratorium, sementara beberapa kasus lainnya masih diselidiki.

Satu penumpang dirawat intensif di Afrika Selatan, dan evakuasi medis sedang dilakukan. Kapal sempat dilarang merapat di Cape Verde sebagai langkah pencegahan.

Hantavirus adalah kelompok virus yang dibawa oleh hewan pengerat (rodent-borne), terutama tikus. Penularan ke manusia biasanya terjadi melalui inhalasi aerosol urine, feses, atau air liur tikus yang terkontaminasi, bukan penularan antarmanusia secara mudah.

baca juga

Gejala awal hantavirus mirip flu: demam, sakit kepala, mual, lalu bisa berkembang menjadi sindrom paru hantavirus (HPS) dengan gangguan pernapasan parah atau sindrom demam berdarah dengan gagal ginjal (HFRS). Tingkat kematian bisa mencapai 30-40 persen pada kasus parah.

Situasi Hantavirus di Indonesia

Tidak ada wabah hantavirus yang sedang berlangsung di Indonesia terkait kasus kapal pesiar ini. Kasus di Atlantik terjadi jauh dari wilayah Indonesia dan tidak ada indikasi penyebaran ke Asia Tenggara saat ini.

Risiko penularan dari kapal tersebut ke Indonesia sangat rendah karena kapal berada di Samudra Atlantik dan penularan utamanya bukan antarmanusia.

Namun, Indonesia bukan sepenuhnya bebas dari hantavirus. Pada pertengahan 2025, Kementerian Kesehatan melaporkan delapan kasus hantavirus tipe HFRS di empat provinsi: Yogyakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara. Semua pasien sembuh.

Kasus-kasus ini bersifat sporadis dan terkait paparan lokal dengan tikus, bukan wabah besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:44 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

×