Satu Ekor Sapi Kurban untuk Berapa Orang? Ini Anjuran Ulama Jika Ingin Patungan

Nur Khotimah

Kamis, 07 Mei 2026 | 06:54 WIB
Satu Ekor Sapi Kurban untuk Berapa Orang? Ini Anjuran Ulama Jika Ingin Patungan
Ilustrasi Sapi Kurban. [Suara.com/ B Rahmat]
  • Menjelang Iduladha, banyak umat Muslim memilih patungan sapi kurban karena biaya cukup besar.
  • Patungan memungkinkan beberapa orang beribadah kurban bersama sesuai kemampuan.
  • Jumlah peserta dalam satu sapi kurban perlu dipahami agar ibadah tetap sah menurut syariat.

Suara.com - Umat muslim mulai bersiap memilih hewan kurban untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang diprediksi akan jatuh pada akhir Mei 2026.

Salah satu yang paling sering dilakukan ketika berkurban adalah patungan sapi kurban karena harganya cukup tinggi jika ditanggung sendiri.

Dengan cara ini, beberapa orang bisa ikut beribadah kurban secara bersama sesuai kemampuan masing-masing.

Meski begitu, masih banyak yang bertanya-tanya soal aturan jumlah peserta dalam satu ekor sapi kurban. Sebaiknya satu ekor sapi kurban untuk berapa orang?

Hal ini penting diketahui agar ibadah kurban tetap sah secara agama. Oleh karena itu, simak penjelasan lengkapnya berikut agar tidak salah memahami aturan patungan kurban.

Satu Ekor Sapi Kurban untuk Berapa Orang?

Dokter hewan memeriksa kesehatan hewan kurban di tempat penampungan hewan kurban kawasan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi sapi kurban. [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam praktiknya, kurban sapi memang sering dilakukan secara patungan karena harga hewan yang cukup tinggi.

Cara ini dinilai memudahkan masyarakat untuk tetap bisa menjalankan ibadah kurban sesuai kemampuan masing-masing.

Para ulama telah menjelaskan anjuran mengenai jumlah orang yang boleh ikut patungan dalam seekor sapi.

Ketentuan ini didasarkan pada hadis dan pendapat para ahli fikih yang menjadi rujukan umat Muslim.

Lantas, satu ekor sapi kurban sebenarnya bisa untuk berapa orang menurut ajaran Islam?

Dikutip dari penjelasan BAZNAS dan laman NU Online, Ibnu Qudamah dalam kitab "Al-Mughni" menjelaskan bahwa sapi kurban boleh diniatkan untuk tujuh orang.

Ketentuan ini menjadi pendapat mayoritas ulama dan banyak dijadikan rujukan dalam pelaksanaan ibadah kurban di masyarakat.

Pendapat serupa juga dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab "Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab".

Beliau menerangkan bahwa patungan kurban sapi atau unta diperbolehkan untuk tujuh orang, baik berasal dari satu keluarga maupun orang yang berbeda.

Artinya, satu ekor sapi kurban tidak boleh diniatkan untuk lebih dari tujuh orang.

Jika jumlah peserta melebihi batas tersebut, maka kurban dianggap tidak sesuai dengan ketentuan syariat yang dijelaskan para ulama.

Sementara itu, aturan berbeda berlaku untuk kambing atau domba. Hewan kurban jenis kambing hanya diperbolehkan untuk satu orang dan tidak bisa dipakai patungan seperti sapi atau unta.

Karena itu, masyarakat yang ingin patungan sapi kurban perlu memastikan jumlah pesertanya tidak lebih dari tujuh orang.

Dengan begitu, ibadah kurban tetap sah dan sesuai dengan tuntunan yang dijelaskan dalam syariat Islam.

Niat dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban untuk 7 Orang

Juventus, sapi kurban Presiden Prabowo dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Ilustrasi sapi kurban. [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

Menyembelih hewan kurban sapi untuk tujuh orang memiliki tata cara dan doa khusus yang dianjurkan dalam syariat Islam.

Hal ini penting diperhatikan agar ibadah kurban berjalan sah dan sesuai tuntunan agama.

Dikutip dari penjelasan BSI Maslahat, doa menyembelih hewan kurban diawali dengan membaca basmalah dan takbir.

Setelah itu, penyembelih dapat menyebut nama orang-orang yang ikut berkurban dalam sapi tersebut. Bacaan doa yang umum dilafalkan adalah:

Bismillah Wallahu Akbar, Allahumma minka wa ilaika, Fataqabbal min … (sebutkan nama pemilik kurban).

Artinya: "Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untukMu, terimalah kurban … (sebutkan nama pemilik kurban)."

Selain membaca doa, tata cara penyembelihan juga harus dilakukan dengan benar sesuai syariat Islam.

Hewan kurban dianjurkan dihadapkan ke arah kiblat, menggunakan pisau yang tajam, dan disembelih dengan cepat agar tidak menyiksa hewan.

Penyembelihan dilakukan dengan memotong saluran napas, saluran makanan, dan dua urat leher hewan kurban.

Setelah proses selesai, daging kurban kemudian dibagikan kepada peserta kurban, kerabat, dan masyarakat yang membutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iduladha 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya, Ada Potensi Long Weekend Menanti

Iduladha 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya, Ada Potensi Long Weekend Menanti

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:48 WIB

Tata Kelola Hewan Kurban Memprihatinkan! Cak Imin Dorong Jakarta Jadi Role Model

Tata Kelola Hewan Kurban Memprihatinkan! Cak Imin Dorong Jakarta Jadi Role Model

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:43 WIB

Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!

Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!

Video | Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:55 WIB

Terkini

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:31 WIB

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:52 WIB

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:07 WIB

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:15 WIB

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:15 WIB

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:30 WIB

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:15 WIB

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:16 WIB

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB