- Kalimantan Timur menyumbang 33 persen ekspor batubara nasional, namun masih terdapat wilayah yang belum memiliki akses listrik stabil.
- Masyarakat Desa Muara Enggelam membangun PLTS komunal mandiri melalui BumDes untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur energi listrik konvensional.
- Film dokumenter Pelita Asa menyoroti pentingnya transisi energi adil sebagai langkah strategis mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui Pelita Asa, penonton diajak melihat bahwa energi yang dinikmati masyarakat kota besar sering kali berasal dari daerah yang masih menghadapi keterbatasan. Film ini tidak hanya menampilkan persoalan, tetapi juga solusi berbasis komunitas seperti PLTS komunal yang menjadi simbol kemandirian energi desa.
Lebih dari sekadar dokumenter, Pelita Asa menjadi medium untuk memperluas kesadaran publik bahwa transisi energi adalah proses sosial, bukan hanya teknis. Ia menyangkut kehidupan masyarakat, masa depan ekonomi lokal, dan keadilan dalam akses pembangunan.
Di tengah ambisi menuju Indonesia Emas 2045, film ini mengingatkan bahwa perubahan besar dalam sistem energi hanya akan berhasil jika seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat dan tidak ada yang tertinggal di balik gelapnya pembangunan.