Jangan Sampai Catering Habis Saat Pesta Pernikahan! Ini Strategi Hitung Porsi Agar Tamu Tak Kecewa

Dinda Rachmawati

Rabu, 13 Mei 2026 | 14:33 WIB
Jangan Sampai Catering Habis Saat Pesta Pernikahan! Ini Strategi Hitung Porsi Agar Tamu Tak Kecewa
Jangan Sampai Catering Habis Saat Pesta Pernikahan! Ini Strategi Hitung Porsi Agar Tamu Tak Kecewa (Instagram)
baca 10 detik
  • Pasangan pengantin perlu menghitung porsi katering secara realistis guna menghindari kekurangan makanan dan menjaga kenyamanan tamu undangan.
  • Strategi utama mencakup penggandaan jumlah undangan, penyediaan cadangan makanan, serta kombinasi menu prasmanan dengan berbagai pilihan stall makanan.
  • Perencanaan katering yang matang membantu penyelenggara acara mencegah antrean panjang, menekan pemborosan anggaran, dan memastikan kelancaran resepsi pernikahan.

Suara.com - Di balik dekorasi megah dan gaun pengantin yang memukau, ada satu elemen yang diam-diam menjadi penentu sukses tidaknya sebuah pesta pernikahan: makanan. Sebab, tak sedikit resepsi yang meninggalkan kesan kurang menyenangkan hanya karena hidangan habis sebelum acara selesai. 

Di era media sosial seperti sekarang, drama kekurangan catering bahkan bisa menjadi perbincangan publik yang merusak momen bahagia pasangan pengantin. Karena itu, menghitung porsi catering bukan lagi sekadar urusan teknis, melainkan bagian penting dari strategi penyelenggaraan pesta. 

Perencanaan yang matang dapat membantu calon mempelai menghindari antrean panjang, tamu kecewa, hingga pemborosan anggaran.

Mengapa Perhitungan Catering Sangat Penting?

Banyak pasangan masih menganggap jumlah undangan sama dengan jumlah tamu yang hadir. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu. Dalam pesta pernikahan, satu undangan sering kali datang bersama pasangan, keluarga, atau kerabat lain.

Kesalahan menghitung kebutuhan makanan bisa berujung fatal. Ketika menu favorit habis di tengah acara, tamu bukan hanya merasa kecewa, tetapi juga membawa pulang kesan kurang baik terhadap keseluruhan pesta.

Karena itulah, perhitungan catering harus dilakukan secara realistis dan terukur sejak awal.

Agar pesta berjalan aman tanpa drama kekurangan makanan, ada beberapa strategi yang umum digunakan oleh vendor profesional.

1. Gunakan Aturan Dua Kali Lipat

baca juga

Langkah paling mendasar adalah mengalikan jumlah undangan dengan dua. Jika pasangan menyebar 500 undangan, maka estimasi tamu yang perlu disiapkan adalah sekitar 1.000 orang.

Strategi ini dianggap paling aman karena sebagian besar tamu biasanya datang tidak sendirian.

2. Tambahkan Cadangan 5–10 Persen

Selain tamu undangan, ada banyak pihak lain yang juga perlu diperhitungkan, mulai dari keluarga besar, panitia acara, fotografer, videografer, hingga tim wedding organizer.

Karena itu, menambahkan cadangan sekitar 5–10 persen dari total estimasi menjadi langkah penting agar tidak ada pihak yang terlewat.

3. Kombinasikan Buffet dan Stall

Menggabungkan prasmanan utama dengan stall atau gubukan makanan kini menjadi strategi populer dalam pesta modern. Selain membuat pilihan menu lebih variatif, sistem ini juga efektif mengurangi penumpukan antrean.

Kehadiran stall membantu distribusi makanan tetap merata hingga akhir acara, sehingga tamu yang datang lebih belakangan tetap bisa menikmati hidangan dengan nyaman.

Perhitungan Realistis Jadi Kunci Ketenangan Pengantin

CEO Nendia Primarasa, Resti Nendia, menilai bahwa perhitungan catering yang tepat bukan sekadar soal angka, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para tamu yang hadir.

“Perhitungan catering yang tepat bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bentuk penghormatan kita kepada tamu yang hadir. Kami di Nendia Primarasa selalu mengedepankan hitung catering wedding yang realistis dan terukur, agar pasangan bisa menikmati hari bahagianya tanpa perlu merasa cemas akan kekurangan hidangan di tengah acara,” ujar Resti Nendia.

Menurutnya, vendor catering profesional seharusnya tidak hanya menjual makanan, tetapi juga membantu calon pengantin memahami manajemen risiko dalam sebuah resepsi.

Di kota besar seperti Jakarta, memilih vendor catering kini menjadi keputusan strategis. Pengalaman vendor dalam mengatur ritme distribusi makanan dan menghitung kebutuhan tamu sangat menentukan kelancaran acara.

Vendor profesional biasanya tidak hanya menawarkan paket menu, tetapi juga membantu menyusun simulasi kebutuhan porsi, pola pelayanan, hingga cadangan makanan berdasarkan karakter tamu undangan.

Dengan sistem perencanaan yang matang, pasangan pengantin dapat menekan risiko pemborosan sekaligus menghindari mimpi buruk kekurangan makanan saat pesta berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×