Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB
Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya
Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara/Dirut LPDP Sudarto saat ditemui di Media Briefing yang digelar di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menkeu Purbaya tunjuk Sudarto dan Ferry Ardianto jadi Plh Dirjen Anggaran serta Fiskal Kemenkeu.
  • Nasib karier Luky Alfirman dan Febrio Kacaribu masih dikaji untuk penempatan jabatan baru.
  • Target Mei 2026, nama-nama Dirjen baru akan diajukan ke Presiden Prabowo untuk disahkan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bergerak cepat mengisi kekosongan kursi strategis di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Langkah ini diambil menyusul pencopotan dua pejabat eselon I, yakni Dirjen Anggaran Luky Alfirman serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu.

Untuk menjaga roda organisasi tetap berputar, Purbaya resmi menunjuk Pelaksana Harian (Plh) guna memimpin dua direktorat jenderal vital tersebut mulai pekan ini.

"Iya, sudah dikasih Plh sekarang. Dari kemarin sore (Selasa) sudah aktif," ujar Purbaya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah sosok yang dipercaya mengisi posisi sementara tersebut:

  1. Sudarto (Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara/Dirut LPDP Sudarto) menjabat sebagai Plh Dirjen Anggaran.
  2. Ferry Ardianto (Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi) menjabat sebagai Plh Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal.

Informasi ini pun telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Deni Surjantoro.

Terkait masa depan karier Luky Alfirman dan Febrio Kacaribu, Menkeu Purbaya enggan memberikan rincian lebih jauh. Ia menyebut saat ini kedua pejabat senior tersebut sedang dalam masa rehat sembari menunggu penempatan posisi baru yang sesuai dengan kompetensi mereka.

"Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka," cetus Purbaya singkat.

Selain dua kursi tersebut, Kemenkeu juga tengah berupaya mengisi jabatan Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan yang ditinggalkan Masyita Crystallin. Purbaya menegaskan, proses seleksi kandidat terbaik sedang berlangsung secara ketat.

Nama-nama terpilih nantinya akan disetorkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Purbaya menargetkan perombakan ini rampung total pada bulan depan agar transisi kepemimpinan tidak menghambat kinerja fiskal nasional.

"Nanti sekalian diajukan ke presiden, jadi sekaligus. Mungkin awal Mei atau pertengahan Mei," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Punya Wacana Pasang Tarif di Selat Malaka, Picu Perdebatan Netizen Malaysia

Purbaya Punya Wacana Pasang Tarif di Selat Malaka, Picu Perdebatan Netizen Malaysia

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:34 WIB

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:21 WIB

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Terkini

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:28 WIB

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:27 WIB

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:13 WIB

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:07 WIB

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:39 WIB

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:33 WIB

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:26 WIB