Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/ Bakom RI]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo mengunjungi Rusia dan Prancis untuk menegaskan kembali posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.
  • Kunjungan tersebut bertujuan mengamankan suplai energi dari Rusia serta diversifikasi teknologi pertahanan agar tidak bergantung pada Amerika Serikat.
  • Diplomasi ini dilakukan untuk meredam kritik domestik terkait kebijakan pemerintah yang sebelumnya dinilai terlalu condong ke AS.

Suara.com - Manuver diplomasi Presiden Prabowo Subianto yang menemui Presiden Emmanuel Macron usai berkunjung ke Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai sebagai strategi untuk menegaskan kembali posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

Langkah ini dianggap penting bagi Prabowo untuk menepis anggapan bahwa pemerintah saat ini yang terlalu condong ke Amerika Serikat.

Pakar Diplomasi dan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ratih Herningtyas, menyebut pemerintah ingin membuktikan komitmen kerja sama tanpa terjebak dalam aspek politik blok tertentu.

"Sepertinya yang dilakukan ini bagian dari upaya untuk menunjukkan pada dunia internasional bahwa Indonesia ini masih berteman dengan siapa saja gitu," kata Ratih kepada Suara.com, Selasa (14/4/2026).

Disampaikan Ratih, berbeda dengan kunjungan ke Rusia yang berkaitan erat dengan pengamanan suplai energi alternatif seperti gas dan minyak di tengah hambatan konflik global.

Kunjungan ke Prancis dilihat sebagai langkah strategis dalam bidang teknologi pertahanan. Dalam hal ini untuk mencoba mengurangi ketergantungan pada satu negara tertentu.

"Memang kecenderungannya kalau Prancis ini bisa jadi ada kesepakatan atau ada negosiasi terkait dengan alutsista, kaitannya dengan teknologi yang selama ini kan seolah-olah Indonesia tergantung pada teknologi dari Amerika," ucapnya.

Lebih lanjut, Ratih menilai kunjungan ini berfungsi sebagai peredam kritik domestik. Apalagi kebijakan pemerintah terkait Board of Peace (BOP) dan kesepakatan tarif resiprokal sering dianggap terlalu menguntungkan Amerika Serikat sehingga memicu polemik di dalam negeri.

"Kunjungan ini sebenarnya menurut saya adalah bagian untuk meredam bahwa presiden kita masih komit untuk menjalin kerja sama dengan negara mana pun, tetap bebas dan aktif," tambahnya.

baca juga

Rentetan kunjungan kenegaraan ini juga dipandang sebagai titik tengah bagi Presiden Prabowo untuk tetap menjalin komunikasi dengan Rusia dan Prancis.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut langsung kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di halaman Istana Élysée, Jumat (23/1/2026). (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut langsung kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di halaman Istana Élysée, Jumat (23/1/2026). (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Sementara di sisi lain ada Menteri Pertahanan yang tetap menjalin kerja sama dengan Amerika Serikat.

"Bisa jadi ini bagian dari untuk meredam ketidakpercayaan publik di dalam negeri maupun kebutuhan kita untuk mengamankan berbagai suplai strategis yang selama ini sedang terpengaruh dengan konflik," tandasnya.

Terkait dinamika kerja sama yang dilakukan Menteri Pertahanan RI dengan Amerika Serikat di saat yang hampir bersamaan dengan kunjungan Presiden ke Rusia, Ratih menilai hal tersebut sebagai respons atas memudarnya wibawa hukum internasional.

Menurutnya, melemahnya penghargaan terhadap kedaulatan antarnegara memaksa Indonesia untuk lebih fokus pada penguatan kapasitas pertahanan mandiri.

Ia menambahkan bahwa jika fokus utama pemerintah adalah isu politik tingkat tinggi (high politics) yang berkaitan dengan militer strategis, maka evaluasi terhadap kekuatan militer nasional harus segera dilakukan.

"Bisa jadi ini penjajakan untuk melihat potensi-potensi negara yang dikunjungi itu sebagai alternatif untuk mendapatkan suplai peningkatan militer Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×