Edukasi Pilah Sampah untuk Pelajar Disabilitas, Hadirkan Ruang Belajar yang Inklusif

Dinda Rachmawati

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:51 WIB
Edukasi Pilah Sampah untuk Pelajar Disabilitas, Hadirkan Ruang Belajar yang Inklusif
Edukasi Pilah Sampah untuk Pelajar Disabilitas, Hadirkan Ruang Belajar yang Inklusif (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri mengadakan Cinema Experience bersama komunitas Kitaoneus untuk 150 pelajar disabilitas di Jabodetabek.
  • Kegiatan edukasi interaktif ini mengajarkan para peserta cara memilah sampah yang benar sebagai langkah sederhana menjaga kelestarian lingkungan.
  • Kolaborasi inklusif ini bertujuan memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan setara dalam berkontribusi pada gerakan gaya hidup berkelanjutan.

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, muncul satu pertanyaan yang semakin relevan, apakah gaya hidup berkelanjutan sudah benar-benar bisa diakses oleh semua orang? 

Bagi sebagian masyarakat, edukasi lingkungan mungkin mudah dijangkau. Namun bagi kelompok disabilitas, ruang untuk terlibat dalam gerakan keberlanjutan sering kali masih terbatas.

Berangkat dari semangat itulah, Chandra Asri Group melalui kampanye keberlanjutannya, Indonesia Asri, kembali menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif lewat kegiatan bertajuk Cinema Experience. 

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama komunitas Kitaoneus yang melibatkan lebih dari 150 pelajar disabilitas dari wilayah Jabodetabek.

Bukan sekadar agenda menonton film bersama di bioskop, kegiatan ini dirancang menjadi ruang rekreasi, interaksi sosial, sekaligus pembelajaran lingkungan yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Para peserta diajak mengenal pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya sebagai langkah sederhana yang dapat memberi dampak besar bagi lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, komunitas Indonesia Asri atau “Sobat Asri” turut hadir sebagai volunteer pendamping. Mereka membantu mengenalkan jenis-jenis sampah dan cara pemilahannya melalui pendekatan yang interaktif dan ramah bagi para peserta disabilitas.

Kehadiran para volunteer menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Selain membantu proses edukasi lingkungan, interaksi yang terbangun juga menciptakan suasana yang hangat dan inklusif. 

Tidak hanya peserta yang memperoleh pengalaman baru, para volunteer pun belajar memahami pentingnya empati dan kolaborasi sosial dalam membangun perubahan.

baca juga

Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, menilai bahwa gerakan keberlanjutan seharusnya tidak memiliki batas.

“Sebagai kampanye keberlanjutan, Indonesia Asri haruslah bersifat inklusif. Perubahan perilaku terhadap lingkungan akan semakin kuat apabila seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat. Melalui Indonesia Asri, kami ingin menghadirkan gerakan yang dekat dan relevan, dan dapat dijalankan oleh siapa saja, termasuk melalui kebiasaan sederhana seperti memilah sampah,” ujar Chrysanthi Tarigan.

Ia juga mengungkapkan bahwa kolaborasi bersama Kitaoneus telah berlangsung untuk ketiga kalinya. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan inklusif dalam edukasi lingkungan bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan upaya yang terus dibangun secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Kitaoneus, Maria Ulfah Hilmy, menyebut kegiatan seperti ini memberi ruang positif bagi pelajar disabilitas untuk berkembang dan berinteraksi lebih luas.

“Kolaborasi bersama komunitas Indonesia Asri menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi para pelajar disabilitas. Keterlibatan anggota komunitas sebagai volunteer juga menciptakan ruang interaksi yang positif dan inklusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dan volunteer dapat membangun rasa percaya diri, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan,” jelas Maria.

Di tengah berbagai kampanye lingkungan yang sering kali terasa eksklusif atau sulit dijangkau, pendekatan seperti ini menghadirkan pesan sederhana namun penting: keberlanjutan bukan hanya soal teknologi besar atau gaya hidup tertentu, melainkan tentang kebiasaan kecil yang bisa dilakukan bersama-sama.

Memilah sampah, misalnya, mungkin terlihat sederhana. Namun ketika kebiasaan itu dikenalkan secara inklusif kepada berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas disabilitas, dampaknya menjadi jauh lebih luas. Tidak hanya membangun kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan ruang partisipasi yang setara bagi semua orang.

Melalui kegiatan ini, Indonesia Asri ingin menunjukkan bahwa gerakan menjaga lingkungan akan menjadi lebih kuat ketika setiap individu, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi, memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dan berkontribusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Hilda Natalia Guyon Samakan Kreator Disabilitas dengan Hewan Peliharaan, Berujung Minta Maaf

Dokter Hilda Natalia Guyon Samakan Kreator Disabilitas dengan Hewan Peliharaan, Berujung Minta Maaf

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 17:24 WIB

Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto

Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:00 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Terkini

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang

Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:35 WIB

Bukan Musuh, Ternyata MSG Justru Rahasia Mengurangi Garam di Masakan Anda!

Bukan Musuh, Ternyata MSG Justru Rahasia Mengurangi Garam di Masakan Anda!

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:25 WIB

Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir

Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:33 WIB

3 Serum Lokal Terbaik untuk Flek Hitam Berdasarkan Klaim dan Review

3 Serum Lokal Terbaik untuk Flek Hitam Berdasarkan Klaim dan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:29 WIB

Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal

Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh

Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:19 WIB

Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong

Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:17 WIB

×