Karya Siswa dan Guru Jadi Pusat Perayaan FLN 2026: Buku, Pentas Karya, dan Awarding Nasional

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:15 WIB
Karya Siswa dan Guru Jadi Pusat Perayaan FLN 2026: Buku, Pentas Karya, dan Awarding Nasional
Puncak acara Festival Literasi Nasional (FLN) 2026 . (Dok: Nyalanesia)

Suara.com - Festival Literasi Nasional (FLN) 2026 menjadi ruang perayaan karya siswa dan guru dari berbagai daerah Indonesia melalui rangkaian Awarding FLN 2026, peluncuran buku, dan Pentas Karya yang digelar di Kota Surakarta, Sabtu.

Mengusung tema “10 Tahun Bergerak, Terbitkan Dampak”, FLN 2026 menempatkan karya sebagai pusat perayaan. Tidak hanya sebagai hasil akhir dari proses literasi, karya juga menjadi bukti keberanian siswa dan guru dalam membaca, menulis, berpikir, mencipta, serta menyampaikan gagasan kepada publik.

Rangkaian utama Awarding FLN 2026 berlangsung di Ballroom Hotel Solo Paragon, sementara Pentas Karya digelar di halaman Pasar Antik Triwindu Surakarta mulai pukul 19.30 WIB. Dua lokasi ini menjadi ruang berbeda untuk merayakan literasi: dari panggung penghargaan hingga ruang publik yang dekat dengan denyut budaya Kota Surakarta.

Dalam laporan kegiatan, Imam Subchan, Ketua Festival Literasi Nasional 2026, menyampaikan bahwa FLN bukan hanya tentang siapa yang menang dan menerima penghargaan. Lebih dari itu, FLN merupakan ruang untuk merayakan proses panjang siswa, guru, dan sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi.

“Puncak acara hari ini bukan sekadar seremoni. Hari ini adalah panggung apresiasi bagi semua yang telah bergerak, berkarya, dan menerbitkan dampak,” ujar Imam.

Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025, program literasi Nyalanesia telah melibatkan lebih dari 2.080 sekolah peserta dari 33 provinsi, dengan lebih dari 203.000 siswa berkarya, lebih dari 12.000 guru berkarya, serta 2.080 judul buku antologi sekolah yang diterbitkan.

Menurut Imam, rangkaian FLN 2026 menunjukkan bahwa literasi tidak berhenti di atas kertas. Literasi hidup dalam karya, percakapan, perjalanan, dan keberanian untuk terus belajar.

“Ketika siswa berani berkarya, guru percaya pada muridnya, dan sekolah berani bergerak, maka dampak pendidikan sedang kita terbitkan bersama,” tambahnya.

Pemerintah Kota Surakarta turut menyampaikan apresiasi melalui sambutan Wali Kota Surakarta yang dibacakan oleh Heni Ermawati, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta. Dalam sambutan tersebut, Pemerintah Kota Surakarta menyampaikan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga pembentukan cara berpikir, kreativitas, karakter, dan perubahan nyata bagi masyarakat.

baca juga

“Dengan tema 10 Tahun Bergerak, Terbitkan Dampak, kita diingatkan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi tentang membangun cara berpikir, menumbuhkan kreativitas, memperkuat karakter, dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” demikian sambutan Wali Kota Surakarta yang dibacakan Heni.

Kepada para siswa, Pemerintah Kota Surakarta juga berpesan agar terus membaca, menulis, berpikir kritis, dan berani menyampaikan gagasan.

“Karya kalian sangat berarti. Teruslah menulis, membaca, berpikir kritis, dan berani menyampaikan gagasan. Karena masa depan Indonesia membutuhkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya empati, kreatif, dan mampu menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Agenda Awarding FLN 2026 menjadi bentuk apresiasi kepada siswa, guru, sekolah, dan peserta yang telah menunjukkan prestasi serta kontribusi terbaik dalam berbagai kategori sayembara dan kompetisi dari program-program Nyalanesia. Penganugerahan ini menjadi ruang untuk merayakan proses panjang para peserta dalam menghasilkan karya dan menampilkan potensi terbaiknya di tingkat nasional.

Selain awarding, perayaan karya juga hadir melalui peluncuran buku-buku karya siswa dan guru serta yang tidak kalah spesial, adalah peluncuran buku Tim Nyalanesia. Buku-buku tersebut menjadi bukti bahwa literasi dapat melahirkan warisan gagasan yang terdokumentasi, dapat dibaca, dan dapat menginspirasi lebih banyak orang.

Helmy Yahya, entrepreneur, kreator, penulis, dan pakar komunikasi, menegaskan pentingnya memberi ruang kepada anak-anak Indonesia untuk percaya pada dirinya sendiri. Menurutnya, sekolah perlu menjadi tempat lahirnya karya, kreativitas, dan masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HIS PIK2 Tekankan Peran Orang Tua dan Guru Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

HIS PIK2 Tekankan Peran Orang Tua dan Guru Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 05:00 WIB

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:52 WIB

Keteladanan di Ruang Kelas: Saya Setuju Jika Guru Dilarang Membawa HP Saat Mengajar

Keteladanan di Ruang Kelas: Saya Setuju Jika Guru Dilarang Membawa HP Saat Mengajar

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:25 WIB

Setelah 28 Tahun Reformasi, Guru Besar UI Nilai Keadilan Masih Jauh dari Harapan

Setelah 28 Tahun Reformasi, Guru Besar UI Nilai Keadilan Masih Jauh dari Harapan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:20 WIB

Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?

Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 18:15 WIB

Dompet Kosong Guru Honorer dan Nurani yang Ikut Terkoyak

Dompet Kosong Guru Honorer dan Nurani yang Ikut Terkoyak

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:10 WIB

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:04 WIB

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

×